Kendaraan taktis water cannon milik Polres Jembrana digunakan untuk membantu warga yang mengalami krisis air bersih. (BP/kmb)

NEGARA, BALIPOST.com – Kekeringan masih terjadi di wilayah Desa Manistutu, Kecamatan Melaya dan sejumlah wilayah di Jembrana.

Untuk membantu warga agar bisa menikmati air bersih, Kendaraan taktis water cannon milik Polres Jembrana digunakan untuk membantu warga yang mengalami krisis air bersih.

Jajaran Polsek Melaya bersama Brimob Den C Pelopor Gilimanuk, Senin (10/8) sore menyalurkan air bersih sebanyak 3000 liter kepada warga di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya yang mengalami kriris air bersih akibat kekeringan.

Penyaluran air bersih dari rumah ke rumah ini menggunakan kendaraan water cannon yang berkapasitas 5000 liter.

Baca juga:  Kurang Sosialisasi, Asuransi Nelayan Tak Terserap Maksimal

Salah seorang petugas mengatakan ada 30 lebih kepala keluarga di satu banjar di Desa Manistutu yang mengalami krisis air bersih.

Petugas sampai enam kali bolak balik untuk menyalurkan air bersih sehingga semua warga kebagian air.

Selama ini warga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk minum dan memasak.

Mereka terpaksa mengeluarkan uang lebih untuk membeli air galon hanya untuk minum dan memasak.

Sedangkan untuk mandi dan mencuci, warga mengandalkan air sungai yang jaraknya cukup jauh.

Baca juga:  Aman, Kebutuhan Air Bersih Selama Asian Games

“Krisis air sudah dua minggu terjadi. Selama ini saya keliling cari air bersih dan minta ke tetangga yang punya sumur. Ada pabrik di dekat sini juga punya sumur,” ujar Ni Wayan Lepu seorang warga Tunas Mekar, Desa Manistutu.

Menurutnya awalnya dia tidak tahu ada air bantuan. Namun, setelah diinfo oleh tetangganya, dia akhirnya mengambil air bantuan tersebut.

“Airnya untuk saya minum. Kalau biasanya anak saya beli air galon,” jelasnya.

Baca juga:  BPBD Buleleng Tambah Fasilitas MCK di Posko Pengungsian

Aipda Fadilah Andi Laga seorang anggota Btimob Den C Pelopor Gilimanuk mengatakan pihaknya menerima laporan adanya warga yang krisis air bersih. Sehingga setelah dikoordinasikan, pihaknya bia membantu warga dengan air bersih yang didistribusikan dengan mobil water cannon.

Petugas sampai kewalahan melayani permintaan air bersih dari warga. Lantaran banyaknya warga di desa ini yang meminta air bersih.

“Jika nanti ada permintaan dari warga dan aparat desa, kami siap membantu menyalurkan air bersih,” pungkas Fadilah. (Witari/denpost)

BAGIKAN