Seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah nekat mengakhiri hidupnya di area tegalan belakang rumah warga, Sabtu (8/8).(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Peristiwa duka menyelimuti Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar. Seorang pria, berinisial WAP, ditemukan meninggal dunia setelah nekat mengakhiri hidupnya di area tegalan belakang rumah warga, Sabtu (8/8).

​Kapolsek Payangan, AKP I Putu Budiartama, S.H., M.H., seizin Kapolres Gianyar dikonfimasi membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya bersama jajaran Reskrim, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Desa Kelusa Serda I Wayan Martika langsung menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima laporan dari masyarakat.

​”Benar, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan jenazah korban di Banjar Keliki Kawan. Jajaran piket fungsi dipimpin Kanit Reskrim IPDA I Made Suteja langsung mengamankan TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara sesuai prosedur baku,” ujar AKP I Putu Budiartama.

Baca juga:  Semakin Nekad Caplok Lahan Hijau, Kekhawatiran Bencana Diabaikan

​Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun kepolisian, keberadaan korban pertama kali dicari oleh sang istri, NKI, sekitar pukul 04.30 WITA setelah menyadari suaminya tidak berada di kamar. Bersama pihak keluarga, pencarian dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan sudah tidak bernyawa di halaman belakang rumah milik warga berinisial IWR sekitar pukul 05.30 WITA.

​Dari hasil pemeriksaan saksi dan pihak keluarga, korban tidak pernah menceritakan permasalahan pribadi maupun persoalan berat lainnya. Namun, beberapa hari sebelum kejadian, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya yang kurang fit.

Baca juga:  32 Warga di Banjar Titih di Tes Swab, Dua Gang Diisolasi

​”Dari keterangan pihak keluarga dan orang tua korban, tidak ada indikasi masalah internal yang pernah disampaikan. Hanya saja, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya kurang sehat beberapa hari terakhir,” kata AKP Budiartama.

​Prosedur penanganan dan olah TKP berjalan aman dan kondusif berkat sinergi antara Polsek Payangan, Koramil 1616-07/Payangan, serta tokoh masyarakat setempat. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan saat ini sudah dilangsungkan upacara Mekingsan di geni sebelum nantinya dilanjutkan dengan prosesi pengabenan.

Baca juga:  Diduga, Kasat Narkoba Polres Jaktim Nekat Akhiri Hidup

​Menanggapi insiden tersebut, Kapolsek Payangan menyampaikan duka cita mendalam sekaligus memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi fisik maupun mental orang-orang di sekitarnya. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk saling peduli dan meningkatkan komunikasi di lingkungan keluarga,” pungkas AKP I Putu Budiartama. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN