Gubernur Bali, Wayan Koster mengunjungi Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Jalan Raya Sakah, Kecamatan Sukawati, Sabtu (1/8). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Suasana kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Tumpek Krulut di Kabupaten Gianyar, Sabtu (1/8). Dalam rangka memperingati hari kasih sayang versi tradisi Bali tersebut, Gubernur Bali, Wayan Koster membagikan ribuan porsi makanan gratis bagi masyarakat.

​Salah satu titik kegiatan dipusatkan di Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Jalan Raya Sakah, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat dari antrean panjang yang tertib demi menikmati hidangan khas lokal tersebut.

​Kegiatan ini tidak hanya berlangsung di Gianyar, melainkan digelar secara serentak di 15 lokasi yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bali. Selain menjadi ajang berbagi, program ini dirancang untuk memberikan dampak positif langsung bagi ekosistem pelaku UMKM kuliner lokal.

Baca juga:  Tingkatkan Ekonomi Bali, Ratusan Wisudawan di UT "Applause" Gubernur Koster

​Gubernur Koster hadir langsung di lokasi untuk menyapa warga, berdialog dengan pengelola warung, serta memastikan pembagian makanan berjalan lancar. “Hari ini adalah Tumpek Krulut yang berkaitan dengan kearifan lokal Jnana Kerthi untuk memuliakan manusia. Tumpek Krulut bermakna kasih sayang kepada sesama umat manusia, saling mencintai, saling menghormati, dan saling menghargai. Ini merupakan warisan nilai luhur dari leluhur kita untuk membangun kehidupan yang harmonis,” ujar Gubernur Koster.

Baca juga:  Satpol PP Gianyar Berangus Puluhan Reklame

​Kehadiran program traktir makan ini mendapat apresiasi hangat dari warga maupun pengusaha kuliner setempat. Pemilik Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, I Wayan Suarsa mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu promosi warungnya sekaligus mendongkrak omzet harian.

​”Kami sangat terbantu, terutama dari segi promosi. Biasanya omzet sekitar Rp6 juta sampai Rp7 juta, sekarang diperkirakan bisa mencapai sekitar Rp8 juta. Kami berharap Gubernur tetap mengutamakan kepentingan rakyat dan menjaga keajegan budaya Bali,” ungkap Suarsa.

Baca juga:  KTT G20, PLN Hadirkan 70 SPKLU Ultra Fast Charging

Salah seorang warga penerima makan gratis, Buda, mengaku senang bisa menikmati sajian berupa nasi sela dan ikan pindang secara cuma-cuma. ​”Programnya Bapak sangat bagus. Terima kasih kepada Bapak Wayan Koster, saya bisa makan gratis,” tuturnya.

​Melalui momentum rahina Tumpek Krulut, program traktir makan gratis diharapkan tidak sekadar menjadi aksi sosial sesaat, melainkan agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat semangat tresna asih (kasih sayang), mendorong roda perekonomian UMKM kuliner lokal, serta menjaga nilai-nilai luhur kebudayaan Bali tetap ajeg. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN