
GIANYAR, BALIPOST.com – Persebaya Surabaya menundukkan Arema FC dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa malam (4/8).
Persebaya menyusul Persib Bandung ke final setelah menaklukkan rival abadinya, Arema FC.
Kemenangan Bajul Ijo ditentukan oleh gol bek andalan Yuran Fernandes pada masa injury time babak pertama. Gol tunggal tersebut cukup membawa Persebaya mengamankan tiket ke final sekaligus mengakhiri perlawanan sengit Singo Edan dalam Derby Jawa Timur yang berlangsung panas sejak menit awal.
Laga yang dipimpin wasit Candra asal Padang itu langsung berjalan dalam tempo tinggi. Kedua tim saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, namun kokohnya lini pertahanan membuat skor tetap imbang sepanjang babak pertama.
Arema sempat bersorak lebih dulu ketika berhasil membobol gawang Persebaya pada menit ke-18. Namun, harapan itu sirna setelah wasit meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) dan menganulir gol karena terjadi offside dalam proses serangan.
Saat pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol di babak pertama, Persebaya justru memecah kebuntuan. Memanfaatkan situasi bola mati pada masa tambahan waktu enam menit, Yuran Fernandes sukses menaklukkan kiper Arema Adi Satryo dan membawa Bajul Ijo unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema tampil lebih agresif demi mengejar ketertinggalan. Tim asuhan Bernardo Tavares terus menggempur pertahanan Persebaya, sementara kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor.
Upaya Arema semakin berat setelah harus bermain dengan 10 pemain. Diego Landis diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras, membuat Singo Edan kehilangan keseimbangan pada menit-menit krusial.
Meski terus ditekan hingga peluit panjang dibunyikan, Persebaya mampu mempertahankan keunggulan. Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan dan memastikan Bajul Ijo melangkah ke final.
Hasil ini melengkapi komposisi partai puncak Piala Presiden 2026 yang akan mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung pada Kamis (6/8) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Pertemuan dua tim besar tersebut diprediksi menjadi laga sarat gengsi. Persib datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta di semifinal, sementara Persebaya membawa kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan rival bebuyutannya.
Final ini pun dipastikan menjadi panggung perebutan supremasi sekaligus penutup sempurna turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia. (Suka Adnyana/balipost)
Susunan pemain kedua tim:
Persebaya Surabaya:
Ernando Ari (kiper), Arief Catur Pamungkas, Jefferson Da Silva, Yuran Fernandes, Risto Mitrevski, Diogo Sa Ramalho, Rachmat Irianto, Toni Firmansyah, Malik Risaldi, Miguel Angelo, Yann Kevin Mabella.
Pelatih kepala: Bernardo Tavares
Arema FC:
Muhammad Adi Satryo (kiper), Alfeandra Dewangga, Diego Luiz Landis, Walisson Moreira, Achmad Maulana Syarief, Johan Ahmat Farizi, Matheus Da Conceicao Nascimento, Roberto Pimenta Vinagre Filho, Gabriel Silva Costa, Raiandreson Da Costa Morais, Joel Dos Anjos.
Pelatih Kepala: Marcos Santos.










