
DENPASAR, BALIPOST.com – Perayaan Tumpek Klurut pada Sabtu (1/8) menjadi momentum untuk mempererat kasih sayang, kebersamaan, sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Dalam rangka hari suci tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster mengajak Semeton Bali menikmati kuliner khas Bali secara gratis di 15 UMKM pilihan yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati sajian kuliner tanpa syarat khusus. Selain menjadi bentuk perayaan Tumpek Klurut, kegiatan ini diarahkan untuk mendorong masyarakat semakin mengenal dan mencintai produk kuliner lokal Bali.
“Datang, nikmati, dan rayakan bersama,” menjadi semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut. Masyarakat diajak mengajak keluarga, sahabat, maupun kerabat untuk meramaikan perayaan dengan mendatangi UMKM yang telah ditunjuk.
Sebanyak 15 UMKM yang tercantum dalam daftar tersebar di Denpasar, Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Klungkung, Tabanan, Jembrana, dan Karangasem. Jenis kuliner yang ditawarkan antara lain nasi jinggo, babi guling, kopi, lawar, serta berbagai sajian khas Bali lainnya.
Di Denpasar, masyarakat dapat menikmati sajian di Jenar, Jalan Kaliasem No. II A, Dangin Puri, Denpasar Timur, serta Warung Nasi Jinggo Bu Jero (Pabrik Kreneng) di Jalan Pudak, Gang IX Nomor 5, Pagan Kelod, Denpasar Timur.
Di Badung, pilihan kuliner tersedia di Babi Guling Men Lari, Jalan Raya Canggu, Munggu, Kecamatan Kuta Utara. Sementara di Bangli, Babi Guling Pande Bangli beralamat di Jalan Erlangga No. 16, Cempaga, Bangli.
Untuk wilayah Buleleng, daftar mencantumkan Kedai Kopi Dekakiang di Jalan Sedap Malam No. 20, Banyuasri. Sementara pilihan kuliner di Gianyar antara lain Warung Nasi Pindang Dadong Rintin di kawasan F85C+FPJ, Jalan Dharma Giri, Gianyar, serta Warung Gorong (Nasi Jinggo).
Di Klungkung, masyarakat dapat mengunjungi Lawar X Balung Klungkung. Sedangkan di Tabanan, tersedia Kedai Tangkil di Jalan Jenderal Sudirman No. 23.
Tiga pilihan UMKM tercantum di Jembrana, yakni Warung Babi Guling Bu Komang di Kecamatan Negara, Warung Babi Guling Niki Bu Komang di kawasan Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Ubud, serta Griya Coffee – Space & Roastery di Jalan Ngurah Rai No. 86, Pendem.
Sementara itu, di Karangasem terdapat Warung Babi Guling Mek Alit di Jalan H28+884, Jalan Kesatrian, Karangasem, serta Toko Kopi Sumber Redjeki di Jalan Gajahmada No. 26, Karangasem.
Program tersebut mengusung semangat “Ajeg Bali, Ajeg Kuliner Bali”, sekaligus mengajak masyarakat mendukung UMKM Bali dan bangga terhadap kuliner lokal.
Tumpek Klurut sendiri dalam tradisi Hindu Bali lekat dengan nilai kasih sayang dan kebersamaan. Karena itu, perayaan melalui kegiatan kuliner bersama diharapkan tidak sekadar menjadi kesempatan menikmati makanan secara gratis, tetapi juga menjadi ruang memperkuat persaudaraan antarsesama.
Melalui kegiatan ini, masyarakat sekaligus diajak memberikan dukungan langsung kepada UMKM yang menjadi bagian penting dari perekonomian daerah. Kuliner khas Bali yang dihidangkan diharapkan semakin dikenal dan tetap lestari di tengah perkembangan industri kuliner modern. (Ketut Winata/balipost)










