Tangkapan layar suasana di Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali saat asap menyelimuti terminal kedatangan dan membuat keriuhan. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebuah video yang menggambarkan situasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali yang riuh karena ada kepulan asap tebal menyelimuti terminal keberangkatan beredar di media sosial.

Dari video itu diketahui peristiwanya terjadi pada Kamis (30/7), pukul 21.45 WITA.

Asap mengepul dari sebuah gerai komersial di lantai dua yang mengakibatkan pengguna bandara buru-buru meninggalkan lokasi tersebut.

Sebuah video amatir berdurasi 10 detik itu menggambarkan kondisi di dalam terminal keberangkatan. Penumpang yang melintasi terminal terminal tersebut menggukan masker dan tisu untuk menutupi hidung sembari bergegas menuju pintu keluar.

Baca juga:  Pansus TRAP Rekomendasikan Tutup dan Bongkar Bangunan Bermasalah di Tebing Pecatu

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,
Gede Eka Sandi Asmadi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa terjadi insiden kepulan asap di gerai komersial yang berlokasi di lantai 2 terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dengan dibantu oleh petugas lain di Bandara Ngurah Rai segera melakukan penanganan awal secara cepat serta mengarahkan pengguna jasa menjauh dari lokasi kejadian.

“Insiden tidak berdampak pada korban luka dan operasional kebandarudaraan serta pelayanan kepada pengguna jasa bandara tetap berjalan normal,” katanya.

Menurutnya, penanganan terhadap kepulan asap telah selesai dilaksanakan pada pukul 22.13 WITA dan dilanjutkan pemulihan terhadap pelayanan.

Baca juga:  KSPN Lovina Dikelola Desa Pakraman

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa bandara atas ketidaknyamanan yang dialami. Kami turut mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tidak panik, serta tetap mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Terkait kepulan asap ini, Ps. Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Iptu I Gede Suka Artana, seizin Kapolres AKBP I Made Hendra Agustina, Jumat (31/7) mengatakan penyebabnya kebakaran di salah satu restoran cepat saji di lantai 2.

Diduga percikan api dari mesin pemanggang daging (grill) merambat ke saluran pembuangan asap (exhaust). Beruntung api cepat dipadamkan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Alami Lonjakan, Di Atas 130 Orang

Selama proses pemadaman, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama instansi terkait melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk kepentingan penyelidikan.

Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Saat ini penyebab pasti kebakaran masih didalami oleh Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Anggota Satreskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai masih melakukan penyelidikan atau pendalaman terkait kejadian kebakaran tersebut,” ujarnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN