Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa saat bertemu dengan masyarakat Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Baturiti. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa kembali turun ke Desa Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. Setelah bertemu dengan para tokoh masyarakat, kali ini Arnawa berdialog langsung dengan warga serta keluarga para tersangka kasus pengeroyokan yang menewaskan warga Buleleng, KD.

Pertemuan tersebut menjadi upaya meredam situasi agar persoalan tidak semakin meluas. Dalam kesempatan itu, Arnawa menegaskan proses hukum harus berjalan secara objektif, jernih, dan berkeadilan bagi seluruh pihak.

Ia mengatakan, aspirasi keluarga para tersangka diterimanya secara langsung. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara tersebut secara profesional, sekaligus memberikan pertimbangan terhadap kondisi keluarga para tersangka yang kini harus menjalani proses hukum.

Baca juga:  Pembunuhan Malam Tahun Baru, Korban Diduga Dihabisi Saat "Layani" Tamu Keempat

“Saya berharap semua pihak, termasuk aparat penegak hukum, dapat melihat persoalan ini secara objektif dan jernih. Berikan ruang agar proses hukum berjalan dengan baik sehingga keluarga yang ditinggalkan juga mendapatkan perhatian sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya.

Arnawa juga mengingatkan masyarakat agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, masyarakat tetap memiliki peran membantu aparat menjaga keamanan lingkungan, namun tindakan yang dilakukan tidak boleh melampaui batas dan harus diserahkan kepada mekanisme hukum.

Baca juga:  Pimpin Sertijab dan Pelantikan Kapolsek, Kapolres Gianyar Tekankan Profesionalisme Personel

Ia mengakui peristiwa tersebut tidak bisa dilepaskan dari keresahan masyarakat akibat maraknya kasus kehilangan dan pencurian yang terjadi di wilayah Desa Juwuk Legi maupun Kecamatan Baturiti. Bahkan, kata dia, terduga pelaku pencurian sebelumnya disebut pernah dipergoki warga, sempat mengancam, lalu berhasil melarikan diri.

Saat kembali dipergoki untuk kedua kalinya, insiden yang berujung maut pun terjadi.

“Memang gerakan masyarakat berlebihan, tetapi ada dasar keresahan yang melatarbelakanginya. Karena itu saya berharap semua pihak dapat mencari jalan terbaik, termasuk mempertimbangkan nasib anak-anak yang ditinggalkan keluarga para tersangka,” katanya.

Baca juga:  Coba Kabur, Pencuri Ditembak

Di sisi lain, Arnawa juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga KD di Kabupaten Buleleng. Menurutnya, duka keluarga korban harus dihormati, namun penyelesaian perkara tetap harus dilakukan secara jernih dan berdasarkan fakta hukum.

Sebagai wakil rakyat, Arnawa menegaskan kehadirannya di tengah masyarakat bukan untuk mencampuri proses hukum, melainkan menjaga kondusivitas serta mendorong seluruh pihak menahan diri. Ia berharap penanganan perkara berlangsung secara profesional, objektif, dan mampu memberikan rasa keadilan, sekaligus mencegah munculnya peristiwa serupa di kemudian hari. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN