
DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Rabu (29/7) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.
Dari Gubernur Bali tegaskan kondisi Bali tetap aman dan kondusif hingga relokasi nelayan Benoa prioritaskan kapal di atas 30 GT.
Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:
1. Gubernur Bali Tegaskan Kondisi Bali Tetap Aman dan Kondusif
Denpasar (Bali Post) –
Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan kondisi keamanan dan ketertiban di Bali hingga saat ini tetap aman dan kondusif.
Masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial karena tidak seluruhnya sesuai dengan fakta di lapangan.
2. Sidang Lift Kaca, Pemohon dan Termohon Bisa Ajukan ”Legal Opinion”
Denpasar (Bali Post) –
Sidang gugatan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group dengan tergugat tergugat Satpol PP Provinsi Bali di PTUN Denpasar, terkait lift kaca di Nusa Penida, Selasa (28/7) kembali dilanjutkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar.
Baik penggugat maupun tergugat oleh majelis hakim masih diberikan kesempatan mengajukan bukti surat.
Tak hanya itu, majelis hakim juga menyampaikan jika ada dalil, atau bisa melalui legal opinion (LO) bisa disampaikan pekan depan.
3. DPD HNSI Sampaikan Surat Mosi Tidak Percaya Terhadap DKP
Denpasar (Bali Post) –
Polemik implementasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2017 tentang Bendega memasuki babak baru.
Komisi I DPRD Provinsi Bali menindaklanjuti surat mosi tidak percaya yang diajukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Bali terhadap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bali.
Ketua DPD HNSI Bali, I Nengah Manumudhita menjelaskan mosi tidak percaya bernomor 07/DPD.HNSIBali/VI/2026 yang ditujukan kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan ditembuskan kepada Komisi I DPRD Bali
menjadi dasar digelarnya rapat tersebut.
4. Warga Serangan Kini Bisa Menabung dari Sampah Nonorganik
Denpasar (Bali Post) –
Pengelolaan sampah nonorganik di Pulau Serangan memasuki babak baru. Desa Adat Serangan bersama PT Bali Turtle Island Development (BTID) resmi meluncurkan Serangan Non-Organik Waste Initiative (SNOWI),
sebuah sistem pengelolaan sampah berbasis digital yang memungkinkan masyarakat tidak hanya memilah sampah, tetapi juga memperoleh nilai ekonomi dari hasil penukarannya.
Berbeda dengan program pengumpulan sampah konvensional, SNOWI mengintegrasikan seluruh proses mulai dari pengumpulan, penimbangan, pencatatan digital, penyimpanan sementara hingga penyaluran ke mitra daur ulang.
5. Relokasi Nelayan Benoa Prioritaskan Kapal di Atas 30 GT
Denpasar (Bali Post) –
Rencana relokasi kapal-kapal nelayan dari Pelabuhan Benoa ke Pelabuhan Perikanan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, masih harus menunggu kesiapan infrastruktur di lokasi tujuan.
Hingga kini, pembangunan fasilitas di Pengambengan belum dimulai sehingga proses pemindahan armada belum dapat dilakukan.










