SPMB 2026 di Kabupaten Tabanan memasuki tahap evaluasi oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan memasuki tahap evaluasi. Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali menjadwalkan monitoring dan evaluasi (monev) ke tiga satuan pendidikan di Tabanan pada 13-17 Juli 2026 guna memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, mengatakan monev dari BPMP merupakan bagian dari upaya memastikan pelaksanaan SPMB berlangsung objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi. Selain itu, evaluasi juga dilakukan untuk mengidentifikasi kendala teknis yang dihadapi sekolah sekaligus merumuskan solusi penyelesaiannya.

Baca juga:  RSUP Sanglah Tak Perlu Minta Donasi, Pemprov Bali akan Tanggung APD untuk Tenaga Medis

“Melalui monitoring ini akan dipastikan seluruh proses SPMB di Kabupaten Tabanan telah berjalan dengan baik dan sesuai regulasi yang berlaku. Keterbukaan informasi kepada masyarakat juga menjadi salah satu aspek yang dievaluasi,” ujarnya.

Menurutnya, tim BPMP Provinsi Bali tidak hanya melakukan evaluasi administrasi, tetapi juga turun langsung ke sekolah guna mencocokkan pelaksanaan di lapangan dengan instrumen yang telah ditetapkan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai penyelenggaraan SPMB di masing-masing satuan pendidikan.

Baca juga:  Penyemprotan Disinfektan Sasar Sekolah di Desa Dauh Puri Kaja

Tiga sekolah yang menjadi lokasi kunjungan BPMP meliputi SMP Negeri 1 Tabanan untuk jenjang sekolah menengah pertama, serta SD Negeri 1 Dauh Peken dan SD Negeri 4 Penebel untuk jenjang sekolah dasar.

Darma Utama menegaskan seluruh satuan pendidikan di Tabanan telah diinstruksikan agar melaksanakan SPMB secara profesional dengan mengedepankan prinsip keadilan dan transparansi. Pihaknya juga berharap hasil monev menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan SPMB pada tahun-tahun mendatang.

Baca juga:  144 Sekolah di Buleleng Lakukan Transformasi Digital

“Evaluasi ini menjadi momentum untuk memastikan setiap tahapan penerimaan murid baru benar-benar berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik sehingga mampu memberikan pelayanan pendidikan yang adil bagi seluruh masyarakat,” tegasnya. (Dewi Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN