Pelatih Timnas Portugal Roberto Martinez. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com –  Roberto Martinez bersama Timnas Portugal resmi berakhir. Pelatih asal Spanyol itu memutuskan mengundurkan diri setelah langkah Selecao das Quinas terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah tipis 0-1 dari Spanyol di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa (7/7) dini hari WIB.

Keputusan tersebut diumumkan Martinez tak lama setelah laga berakhir. Ia menilai Portugal membutuhkan sosok baru untuk membawa tim melangkah lebih jauh setelah target menjadi juara dunia gagal diwujudkan.

“Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Penting bagi tim untuk memiliki suara baru dan pemimpin baru,” ujar Martinez, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Pelatih berusia 52 tahun itu mengaku mengakhiri tugasnya dengan penuh rasa bangga. Selama tiga setengah tahun menukangi Portugal, ia menyimpan banyak kenangan yang disebutnya sebagai pengalaman terbaik dalam karier kepelatihannya.

Baca juga:  Menkominfo Bahas Kemitraan Digital dengan Portugal

“Saya akan membawa semua kenangan ini bersama saya. Saya berharap Portugal juga memiliki kenangan indah selama tiga setengah tahun saya menjadi pelatih. Ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya,” katanya.

Martinez menegaskan keputusan mundur tersebut bukanlah sesuatu yang telah direncanakan sebelum turnamen dimulai. Sejak datang ke Amerika Utara, ia hanya memiliki satu ambisi, yakni membawa Portugal meraih gelar juara dunia.

“Saya datang dengan tujuan memenangkan Piala Dunia. Karena saya tidak berhasil melakukannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus melanjutkan,” tegasnya.

Baca juga:  Kualifikasi Piala Dunia 2026, Spanyol Tumbangkan Turki Tanpa Balas

Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir secara dramatis setelah gelandang Spanyol, Mikel Merino, mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+1 yang memastikan La Roja menang 1-0 sekaligus melaju ke perempat final.

Martinez ditunjuk sebagai pelatih Portugal pada Januari 2023 setelah mengakhiri masa baktinya bersama Belgia. Dalam kurun waktu tiga setengah tahun, ia membawa Portugal menembus perempat final Piala Eropa 2024, mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2025 usai mengalahkan Spanyol lewat adu penalti, serta membawa tim mencapai babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Di putaran final Piala Dunia kali ini, Portugal lolos sebagai runner-up Grup G setelah bermain imbang melawan Republik Demokratik Kongo dan Kolombia, serta mencatat kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan. Di babak 32 besar, Portugal menyingkirkan Kroasia lewat gol penentu pada menit-menit akhir sebelum akhirnya dihentikan rival Iberia mereka, Spanyol.

Baca juga:  Alami Sesak Usai Diving, Wisatawan Spanyol Meninggal Dunia

Laga kontra Spanyol juga menjadi momen emosional karena menandai penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia. Penyerang berusia 41 tahun itu sebelumnya telah memastikan turnamen di Amerika Utara menjadi Piala Dunia terakhir dalam perjalanan internasionalnya.

Kini, Portugal bersiap membuka lembaran baru dengan mencari pelatih pengganti sekaligus membangun tim menuju Piala Dunia 2030, saat mereka akan menjadi salah satu tuan rumah bersama Spanyol dan Maroko. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN