
JAKARTA, BALIPOST.com – Portugal memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Kroasia dengan skor dramatis 2-1 dalam pertandingan sengit hingga menit akhir di Toronto, Sabtu (4/7) dini hari WIB.
Goncalo Ramos tampil sebagai pahlawan kemenangan lewat gol pada masa injury time, sementara Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol penyeimbang.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Portugal langsung menekan pertahanan Kroasia melalui kecepatan Rafael Leao dan Pedro Neto. Sejumlah peluang emas sempat tercipta, termasuk peluang Bruno Fernandes dan sundulan Ronaldo, namun semuanya mampu digagalkan kiper Dominik Livakovic serta rapatnya lini belakang Kroasia, dilansir dari laman resmi FIFA.
Dominasi Portugal pada babak pertama justru gagal membuahkan hasil. Sebaliknya, Kroasia mengejutkan lawannya sesaat setelah turun minum.
Kerja sama Nikola Vlasic dan Josip Stanisic di sisi kanan diakhiri umpan matang yang disambut Ivan Perisic di tiang jauh untuk membawa Kroasia unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Portugal meningkatkan intensitas serangan. Rafael Leao nyaris menyamakan kedudukan lewat tembakan keras yang membentur mistar gawang, sementara gol Cristiano Ronaldo sempat dianulir karena lebih dulu berada dalam posisi offside.
Portugal akhirnya memperoleh kesempatan emas setelah tinjauan VAR menghadiahkan penalti akibat pelanggaran Ivan Vlasic terhadap Renato Veiga saat situasi sepak pojok. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi gol ketiga Ronaldo di Piala Dunia 2026 sekaligus koleksi golnya yang ke-11 sepanjang sejarah penampilannya di ajang Piala Dunia.
Setelah skor kembali imbang, pertandingan berubah semakin terbuka. Kroasia beberapa kali mengancam melalui Mateo Kovacic dan Igor Matanovic, tetapi kiper Diogo Costa tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan penting.
Kroasia bahkan sempat dua kali membobol gawang Portugal melalui Igor Matanovic dan Petar Sucic. Namun kedua gol tersebut dianulir wasit karena offside setelah pemeriksaan VAR.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Portugal justru mencuri kemenangan pada menit ke-94.
Rafael Leao kembali menjadi pembeda lewat umpan silang akurat yang disambut sundulan Goncalo Ramos. Bola meluncur ke gawang tanpa mampu dijangkau Livakovic, memicu selebrasi luar biasa di bangku cadangan Portugal.
Drama belum berakhir. Kroasia sempat mencetak gol penyeimbang pada detik-detik terakhir melalui Josko Gvardiol, tetapi VAR kembali membatalkan gol tersebut setelah Mario Pasalic lebih dulu berada dalam posisi offside ketika menerima umpan.
Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan dramatis Portugal dengan skor 2-1.
Hasil ini membawa skuad asuhan Roberto Martinez melaju ke babak 16 besar, di mana mereka sudah ditunggu rival berat, Spanyol, dalam duel sesama kekuatan Eropa yang akan berlangsung di Dallas pada 6 Juli.
Kemenangan atas Kroasia memperlihatkan karakter Portugal sebagai tim yang pantang menyerah. Di saat Cristiano Ronaldo kembali menjadi inspirasi lewat gol penaltinya, Goncalo Ramos membuktikan dirinya mampu tampil sebagai pembeda pada momen-momen krusial. Kombinasi pengalaman sang kapten dan energi generasi muda menjadi modal penting Portugal dalam memburu impian mengangkat trofi Piala Dunia 2026. (Suka Adnyana/balipost)










