Suasana SDN 3 Cempaga. (BP/Olo)

BANGLI, BALIPOST.com – Jumlah siswa di SDN 3 Cempaga terus mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini, sekolah dasar tersebut tercatat hanya berhasil menjaring 5 orang calon murid baru.

Plt. Kepala Sekolah SDN 3 Cempaga, I Gusti Ayu Pradnyani, menyatakan, kecil kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah mengingat proses pendaftaran telah selesai dan pengumuman resmi SPMB dijadwalkan pada tanggal 9 mendatang. “Karena pendaftaran sudah ditutup, sepertinya tidak (ada tambahan murid),” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/7).

Pradnyani yang baru bertugas selama dua bulan di sekolah tersebut mengaku masih menelusuri penyebab pasti minimnya siswa yang mendaftar di SDN 3 Cempaga. Namun berdasarkan koordinasi dengan beberapa kepala lingkungan mulai dari Gunaksa, Pekuwon, Puri Bukit, hingga Brahmana Bukit, diketahuii bahwa faktor utamanya adalah rendahnya angka kelahiran anak di wilayah tersebut.

Baca juga:  Bertahan, Tumbuh, dan Bangkit Bersama Lawan Pandemi COVID-19

Selain itu, ditemukan juga fakta bahwa sejumlah orang tua di Pekuwon ada yang memilih mendaftarkan anak mereka ke sekolah lain seperti SDN 1 Cempaga dan SDN 1 Kawan karena faktor lokasi tinggal dan mengikuti anak mereka yang sudah lebih dulu bersekolah di sana.

“Setelah saya konfirmasi, alasannya karena mereka tinggal di wilayah itu. Kedua, ada yang karena kakaknya terlanjur sekolah di situ sehingga adiknya ikut disekolahkan di sana,” jelasnya.

Baca juga:  Dua Tahun, Harga Cengkeh Terus Merosot

Meski jumlah siswa baru sangat minim, pihaknya memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan tetap berjalan sesuai regulasi. Saat ini, pihak sekolah masih intens melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli terkait kelangsungan proses belajar mengajar. “Sesuai aturan, MPLS tetap kita jalankan dulu setelah penerimaan siswa baru,” kata Pradnyani.

Minimnya perolehan murid baru tahun ini memperpanjang tren penurunan jumlah siswa di SDN 3 Cempaga. Jika berkaca pada kelas-kelas di atasnya, penurunan drastis mulai terlihat sejak angkatan Kelas 2 saat ini. Adapun jumlah siswa di SDN 3 Cempaga saat ini tercatat 20 orang di kelas VI, 33 orang di kelas V, 16 orang di kelas IV, 18 orang di kelas III dan 6 orang di kelas II. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Pengolahan Lumpur Tinja Hasilkan 10 Ton Pupuk Perbulan

 

BAGIKAN