
DENPASAR, BALIPOST.com – Penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan di berbagai sektor. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Bali, I Nyoman Giri Prasta usai menghadiri Rapat Konsultasi Wakil Ketua DPD RI dan Anggota DPD RI bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di The Meru Sanur, Kamis (2/7).
Pertemuan tersebut mempertemukan jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan para kepala daerah dari sejumlah provinsi, antara lain Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan nasional dan daerah.
Menurut Giri Prasta, forum konsultasi tersebut menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi mengenai berbagai program prioritas agar pelaksanaannya di daerah berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Hari ini sangat mengagumkan karena dihadiri perwakilan kementerian, Wakil Ketua DPD RI, serta seluruh anggota DPD RI utusan Bali. Pertemuan ini menjadi ruang penyampaian berbagai program pelaksanaan kegiatan di pusat dan daerah sehingga tercipta sinkronisasi serta kolaborasi pembangunan,” ujarnya.
Ia menilai hasil pembahasan dalam rapat tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus acuan untuk memperkuat pelaksanaan berbagai program pembangunan di daerah. Dengan sinkronisasi yang lebih baik, efektivitas kebijakan diharapkan semakin meningkat.
Sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Mulai dari penguatan ekonomi daerah, pengembangan kawasan ekonomi khusus, peningkatan pendapatan per kapita masyarakat, penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, hingga penanganan kemacetan dan persoalan pengelolaan sampah.
“Begitu banyak hal yang bisa kita cermati dan peroleh dari pertemuan ini. Ke depan kami berharap tindak lanjut dari kementerian dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah sehingga program-program yang telah disusun dan disinkronkan dengan pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Selain sinkronisasi program, Giri Prasta juga menekankan pentingnya dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat. Menurutnya, kolaborasi tidak cukup berhenti pada tahap perencanaan, tetapi juga harus diwujudkan melalui sinergi penganggaran agar pelaksanaan pembangunan di daerah dapat berlangsung lebih optimal.
Ia berharap koordinasi yang telah terbangun dalam forum tersebut mampu menghasilkan langkah konkret yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan di Bali maupun daerah lainnya. (Ketut Winata/balipost)









