
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemkab Badung terus menggencarkan aksi korve bersih-bersih sampah yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun berbeda dari sebelumnya yang rutin digelar setiap Jumat, kini jadwal kegiatan tersebut dibuat lebih fleksibel dan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan efektivitas kegiatan sekaligus merespons dinamika kebutuhan kebersihan wilayah, khususnya di kawasan pesisir yang kerap terdampak sampah kiriman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, Ida Bagus Surya Suamba menegaskan, kegiatan korve tetap berjalan. Hanya saja, pelaksanaannya tidak lagi bersifat tetap setiap pekan. “Lihat situasi (untuk pelaksanaannya). Situasi tentatif. Situasi khusus,” ujar Surya Suamba, Kamis (2/7).
Menurutnya, kebijakan ini bertujuan agar aksi bersih-bersih lebih tepat sasaran. Korve akan digelar saat memang dibutuhkan, terutama ketika terjadi peningkatan volume sampah di titik tertentu. Ia menjelaskan, kegiatan korve awalnya digencarkan saat terjadi fenomena sampah kiriman yang menumpuk di pesisir pantai Badung. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk bergerak cepat menjaga kebersihan lingkungan.
Namun untuk jadwal lanjutan, pihaknya masih melakukan penyesuaian. “Nanti dilihat. Kalau memang ada kebutuhan, apa terus acara, mungkin dilihat,” ucapnya.
Selain itu, Surya Suamba juga menanggapi kebijakan Work From Home (WFH) dari pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan korve tidak harus selalu dilakukan pada hari Jumat. “Ya, ndak mesti hari Jumat. Kapan nanti sesuai dengan niki (kebutuhan), jika kita ginikan,” ungkapnya.
Fleksibilitas jadwal ini juga diharapkan mampu mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar (BBM) serta optimalisasi kehadiran ASN di lapangan.
Sebagai informasi, kegiatan korve terakhir digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup pada 6 Juni 2026. Aksi bersih-bersih tersebut berlangsung di kawasan Pantai Samuh, Benoa, Kuta Selatan dan dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.
Dengan skema jadwal tentatif, Pemkab Badung berharap aksi korve tetap berjalan konsisten dan lebih responsif terhadap kondisi lingkungan, sehingga kebersihan wilayah tetap terjaga secara berkelanjutan.(Parwata/balipost)










