Pemain Australia Nestory Irankunda (bawah) berebut bola dengan pemain Paraguay Omar Alderete (atas) dalam pertandingan Grup D Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion San Francisco Bay Area di San Francisco, Amerika Serikat, Kamis (25/6) waktu setempat. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Timnas Jerman mengusung misi bangkit saat menghadapi Paraguay pada fase gugur Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Foxborough, Selasa (30/6) dini hari WIB. Meski berstatus juara Grup E, Der Panzer tak ingin mengulangi kesalahan yang membuat mereka tumbang pada laga terakhir fase grup.

Kekalahan 1-2 dari Ekuador menjadi alarm bagi skuad asuhan Julian Nagelsmann menjelang dimulainya fase gugur. Hasil tersebut memang tidak menggagalkan langkah Jerman sebagai pemuncak grup, tetapi memperlihatkan masih adanya celah yang harus segera diperbaiki.

Nagelsmann menegaskan fokus timnya kini sepenuhnya tertuju pada pertandingan hidup-mati melawan Paraguay. “Kami harus mempersiapkan para pemain sebaik mungkin karena setiap pertandingan di fase gugur adalah final,” menjadi pesan yang diusung pelatih muda Jerman tersebut, dirilis dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Fakta Menarik Piala Dunia di Pertandingan Hari Ini

Sepanjang fase grup, Jerman tampil impresif dengan menghancurkan Curacao 7-1 dan mengalahkan Pantai Gading 2-1 sebelum akhirnya tersandung Ekuador.
Di atas kertas, Jerman memang lebih difavoritkan. Namun Paraguay datang bukan sekadar sebagai pelengkap.

Los Guaranies berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik Grup D dan siap kembali membuat kejutan.

Pelatih Gustavo Alfaro menegaskan timnya tidak gentar menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia tersebut. Kepercayaan diri Paraguay meningkat setelah pernah menaklukkan Argentina dan Brasil pada babak kualifikasi Piala Dunia.

Baca juga:  Januari 2021, Pelatda PON Berjalan Normal

Paraguay diperkirakan tetap mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin serta serangan balik cepat untuk meredam dominasi penguasaan bola Jerman.
Meski memiliki materi pemain yang lebih berkualitas, Jerman masih menyimpan pekerjaan rumah. Dua bintang muda mereka, Jamal Musiala dan Florian Wirtz, belum menunjukkan performa terbaik sepanjang fase grup.

Di tengah kondisi tersebut, Deniz Undav justru muncul sebagai senjata rahasia Der Panzer. Penyerang yang beberapa kali masuk dari bangku cadangan itu tampil efektif dengan koleksi tiga gol dan dua assist, sehingga berpeluang mendapat peran lebih besar saat menghadapi Paraguay.

Baca juga:  Piala Dunia 2026: Brasil Ditahan Maroko dalam Laga Pembuka Grup C

Dengan pengalaman panjang di turnamen besar dan kedalaman skuad yang mumpuni, Jerman tetap menjadi favorit untuk melangkah ke babak 16 besar. Namun mereka harus tampil lebih tajam dan disiplin jika tidak ingin menjadi korban kejutan Paraguay.

Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena Paraguay dipastikan bermain tanpa beban, sementara Jerman membawa tuntutan besar untuk kembali membuktikan diri sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026.

Tim pemenang akan melaju ke babak 16 besar dan menghadapi pemenang duel panas antara Prancis dan Swedia, yang dipastikan menjadi tantangan lebih berat dalam perburuan gelar juara dunia. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN