
SINGASANA, BALIPOST.com – Minat pejabat untuk mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan cukup tinggi. Tercatat, sebanyak 11 pejabat terdaftar untuk seleksi terbuka (pansel) untuk mengisi tiga jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini masih kosong, yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Kepala Dinas Kebudayaan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabanan, I Nyoman Sastera Wibawa, mengatakan pendaftaran masih terbuka sampai dengan 30 Juni 2026. Dan hingga Kamis (25/6) setidaknya sudah ada sebelas orang yang mendaftar. “Untuk jabatan Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Dinas Kebudayaan saat ini masih berproses melalui tahapan seleksi.” ujarnya, Jumat (26/6).
Dari total 11 pendaftar, dua orang tercatat mengikuti seleksi Kepala Satpol PP, yakni Sekretaris BPBD Tabanan Agung Raka Bhakta Wirawan dan Camat Penebel I Putu Agus Hendra Manik Mastawa. Kemudian, empat pejabat bersaing memperebutkan kursi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, yakni Camat Kediri I Made Surya Dharma, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Dewa Gede Antakesuma, Sekretaris Camat Kediri I Gede Agus Wirdiana, serta Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Tabanan I Gede Putu Jata Antara.
Sementara untuk jabatan Kepala Dinas Kebudayaan, juga diikuti empat orang peserta, yakni Sutrisno Puluhulawa dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Ahmad Sholeh dari Kementerian Agama, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Tabanan I Dewa Putu Mahendra, dan Camat Selemadeg I Wayan Budhiarsana.
Selain tiga jabatan tersebut, Pemkab Tabanan juga tengah menunggu penetapan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Sebelumnya, telah dilakukan uji kompetensi di daerah yang menghasilkan tiga calon, yakni Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Srinada Giri, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama, dan Kepala Dinas Kesehatan Tabanan IB Surya Wira Andi.
Ketiga nama tersebut selanjutnya mengikuti tahapan pemaparan dan wawancara di Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri. Hasil penilaian kemudian diajukan kepada Menteri Dalam Negeri untuk memperoleh persetujuan dan penetapan. “Sudah proses seleksi di dirjen dukcapil Kemendagri dan saat ini menunggu surat keputusan penetapan dari Mendagri,” terangnya.
Pemkab Tabanan berharap seluruh proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut dapat segera rampung sehingga tidak mengganggu optimalisasi pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan daerah. (Dewi Puspawati/balipost)










