Proses evakuasi jasad bayi di wilayah Denpasar Selatan. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus buang bayi yang terjadi di wilayah hukum Polresta Denpasar kebanyakan belum terungkap. Apalagi bayi saat ditemukan kondisi meninggal dan TKP-nya di sungai. Minimnya petunjuk jadi penyebab kasus tersebut sulit diungkap.

Kapolsek Denpasar Selatan (Densel), AKP Agus Adi Apriyoga, Jumat (26/6) menjelaskan terkait penemuan jasad bayi di wilayah hukumnya, penyelidikan masih terus dilakukan secara intensif oleh penyidik. Salah satu kendala yang dihadapi adalah minimnya petunjuk maupun barang bukti di lokasi kejadian yang dapat mengarah langsung kepada identitas pelaku.

Baca juga:  Bayi Pengungsi Lahir Ceasar, Diberi Nama Ketut Agung Giri Pratama

“Untuk mendukung proses pengungkapan, kami dari kepolisian telah melakukan pengambilan sample DNA dari jasad bayi dan pembanding dari beberapa orang yang tinggal di sekitar lokasi penemuan (TKP) yang berkaitan dengan proses penyelidikan.,” ujarnya.

Selanjutnya sample DNA tersebut dikirim ke laboratorium forensik di Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini penyidik masih menunggu hasil uji laboratorium tersebut sebagai bagian dari upaya ilmiah (scientific investigation) untuk membantu mengidentifikasi pihak yang terkait dengan perkara.

Baca juga:  Diduga Menista Agama, Pemilik Akun Donald Bali Ditangkap

Disamping itu, polisi juga tetap melakukan pendalaman melalui pengumpulan keterangan, penelusuran informasi, serta langkah-langkah penyelidikan lainnya guna mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.

Seperti diberitakan, warga di Jalan Tirta Ening II, Banjar Betngandang, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan (Densel) menemukan jasad bayi perempuan, Sabtu (2/5). Jasad bayi tersebut ditemukan di halaman rumah warga dan polisi telah memeriksa tiga saksi dan menyiapkan langkah tes DNA untuk mengungkap pelakunya. Pengungkapan kasus ini mengalami hambatan karena lokasi di sekitar TKP tidak terdapat CCTV. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Keruk Pekarangan Rumah, Temukan Tulang Manusia
BAGIKAN