Pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta anggota keluarganya akan dilaksanakan pada awal Juli. (BP/Antara)

TEHERAN, BALIPOST.com – Pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta anggota keluarganya akan dilaksanakan pada awal Juli, dikutip dari Kantor Berita Antara, Minggu (14/6).

Dalam pengumuman Panitia “Peringatan Kenaikan Berdarah Imam Militan yang Syahid”, upacara penghormatan terakhir untuk masyarakat umum akan digelar pada 4–5 Juli di Masjid Besar Imam Khomeini, Teheran.

Tanggal tersebut bertepatan dengan tanggal 13-14 Tir pada kalender Persia atau pada tanggal 19 dan 20 Muharram pada kalender Hijriah.

Baca juga:  Balas Serangan AS, Iran Target Pangkalan di Kuwait

Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung di Teheran pada 6 Juli, disusul dengan prosesi kedua di kota suci Qom pada 7 Juli, kata panitia.

Rangkaian terakhir upacara pemakaman akan berlangsung pada 9 Juli di kota suci Mashhad, bertepatan dengan malam peringatan wafat Imam Sajjad (AS), yang juga dikenal sebagai Zayn al-Abidin, imam keempat dalam tradisi Syiah dan cicit Nabi Muhammad SAW.

Pemimpin yang wafat tersebut akan dimakamkan di kompleks makam suci Imam Reza (AS), imam ke-delapan dalam tradisi Syiah, yang berada di Mashhad.

Baca juga:  Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia Melaju ke Final SEA Games 2025

Panitia pemakaman mengundang seluruh warga Iran, masyarakat dunia yang mencintai kebebasan, para pengikut ajaran Islam, serta seluruh pihak yang berminat untuk menghadiri rangkaian upacara tersebut.

Panitia tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan berbagai institusi lainnya atas bantuan yang diberikan. Namun demikian, panitia menegaskan bahwa peran utama dalam penyelenggaraan acara tetap berada di tangan masyarakat yang terus berkabung dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Baca juga:  Pascagugurnya Ali Khamenei, Iran Memulai Pemilihan Pemimpin Tertinggi

Sambil memanjatkan doa agar acara tersebut menjadi peristiwa yang megah dan istimewa, panitia menyatakan bahwa rincian lebih lanjut akan diumumkan kemudian.

Menurut laporan setempat, Ayatollah Khamenei dan beberapa anggota keluarganya gugur dalam serangan yang disebut sebagai serangan teroris Amerika Serikat-Israel yang menargetkan kediamannya di Teheran pada 28 Februari, hari pertama agresi bersama Amerika Serikat-Israel terhadap Iran. (kmb/balipost)

BAGIKAN