Wahana Jembatan Kaca di Turyapada Tpwer jadi spot foto pilihan masyarakat. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Bali selama ini identik dengan pantai, pura, hingga budaya yang mendunia. Namun kini, Bali Utara mulai memiliki daya tarik baru lewat hadirnya Menara Turyapada atau Turyapada Tower yang disebut-sebut sebagai calon ikon modern Pulau Dewata.

Berdiri di kawasan pegunungan Kabupaten Buleleng, menara ini tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga dikembangkan menjadi destinasi wisata futuristik.

Kehadiran Menara Turyapada membuat banyak orang mulai membandingkannya dengan berbagai tower terkenal di dunia. Meski skalanya belum sebesar landmark internasional seperti Eiffel Tower atau Tokyo Skytree, menara ini memiliki sejumlah keunikan yang membuatnya menarik perhatian wisatawan maupun pecinta arsitektur modern.

Menariknya lagi, Menara Turyapada hadir dengan konsep yang memadukan teknologi, panorama alam, dan pariwisata dalam satu kawasan.

Berikut beberapa fakta menarik Menara Turyapada jika dibandingkan dengan menara-menara ikonik dunia lainnya, dilansir dari berbagai sumber:

1. Berada di kawasan pegunungan dengan panorama alam yang unik

Jika banyak tower terkenal dunia berdiri di tengah kota metropolitan, Turyapada Tower justru memiliki daya tarik berbeda karena berada di kawasan pegunungan Bali Utara. Lokasinya menawarkan udara sejuk, kabut alami, serta panorama hijau yang membuat pengalaman wisata terasa lebih menenangkan. Hal ini cukup berbeda dibanding Eiffel Tower yang identik dengan suasana urban Paris atau CN Tower yang berdiri di pusat kota modern Toronto.

Baca juga:  22 Channel TV Digital Mengudara dari Turyapada Tower, Warga Buleleng: Suksma Gubernur Koster

2. Menggabungkan fungsi teknologi dan wisata

Turyapada Tower dibangun bukan hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai pusat penyiaran dan telekomunikasi digital di Bali. Konsep multifungsi ini membuatnya mirip dengan Tokyo Skytree yang juga berfungsi sebagai menara penyiaran sekaligus destinasi wisata populer. Perpaduan teknologi dan pariwisata ini menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga melihat bagaimana infrastruktur modern dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata.

3. Digadang-gadang menjadi ikon baru Bali Utara

Selama bertahun-tahun, pusat pariwisata Bali lebih banyak berkembang di wilayah selatan seperti Kuta, Seminyak, dan Ubud. Kehadiran Turyapada Tower di Buleleng dinilai dapat membantu memperkuat daya tarik wisata Bali Utara. Kondisi ini mirip dengan bagaimana Burj Khalifa menjadi simbol modernisasi Dubai atau Petronas Towers yang menjadi identitas wisata Kuala Lumpur.

Baca juga:  Karena Ini, Turyapada Tower Kembali Ditutup Mei 2025

4. Memiliki konsep wisata modern di tengah alam Bali

Salah satu hal yang membuat Menara Turyapada menarik adalah konsep modern yang tetap menyatu dengan lingkungan alam sekitar. Kawasan ini dirancang menghadirkan fasilitas wisata seperti area observasi, spot foto, hingga kemungkinan pengembangan skywalk dan wahana edukasi. Konsep tersebut membuatnya berbeda dari banyak tower klasik dunia yang lebih fokus pada fungsi observasi kota. Turyapada Tower justru menawarkan pengalaman menikmati teknologi modern di tengah suasana alam pegunungan Bali.

5. Berpotensi menjadi spot wisata fotografi populer

Tower ikonik dunia biasanya identik dengan spot foto favorit wisatawan. Turyapada Tower juga memiliki potensi besar dalam hal ini karena lokasinya menawarkan pemandangan lanskap Bali Utara dari ketinggian. Saat cuaca cerah, pengunjung bisa menikmati panorama pegunungan hingga hamparan langit yang dramatis. Suasana berkabut di waktu tertentu bahkan membuat kawasan ini memiliki nuansa seperti destinasi wisata luar negeri.

6. Menjadi simbol perkembangan Bali Utara

Jika Eiffel Tower dahulu menjadi simbol kemajuan teknologi Prancis pada masanya, Turyapada Tower juga dianggap sebagai simbol perkembangan infrastruktur modern di Bali Utara. Kehadirannya menunjukkan bahwa kawasan utara Bali mulai berkembang tidak hanya dari sisi alam dan budaya, tetapi juga teknologi dan pariwisata modern. Hal ini menjadi langkah menarik dalam pemerataan destinasi wisata Bali yang selama ini lebih terpusat di wilayah selatan.

Baca juga:  Kawasan Turyapada Tower Dipercantik, Puluhan Rumah Warga Direvitalisasi Gunakan APBD-P Bali

7. Memiliki daya tarik berbeda dibanding tower perkotaan

Sebagian besar tower terkenal dunia menawarkan pemandangan gedung pencakar langit dan hiruk-pikuk kota besar. Menara Turyapada justru hadir dengan suasana yang lebih tenang dan natural. Perbedaan inilah yang membuat pengalaman wisata di kawasan Turyapada terasa unik. Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat bangunan menara, tetapi juga menikmati udara pegunungan dan panorama alam Bali Utara yang masih asri.

Meski masih tergolong baru, Turyapada Tower memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu landmark wisata modern Indonesia. Dengan konsep yang memadukan teknologi, alam, dan pariwisata, menara ini menawarkan pengalaman berbeda dibanding banyak tower ikonik dunia lainnya. Jika terus dikembangkan, bukan tidak mungkin Turyapada Tower akan menjadi salah satu destinasi yang semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN