
MANGUPURA, BALIPOST.com – Di tengah pesatnya tren gaya hidup sehat di Bali, Amarta Detox menandai tonggak penting dengan memperkuat layanan berbasis detoksifikasi, teknologi, dan edukasi kesehatan.
Pada perayaan hari jadi keduanya Rabu (10/6), Amarta Detox dengan optimisme tinggi sebagai salah satu destinasi pusat kebugaran (wellness) unggulan di Canggu, Bali. Sejak beroperasi, Amarta Detox berkembang pesat menjadi market leader yang menghadirkan layanan komprehensif mulai dari detoksifikasi tubuh, kesehatan limfatik, hingga pilates.
Pendekatan inovatif yang menggabungkan terapi detoksifikasi, perawatan drainase limfatik, dan gerakan pilates terbukti mendapat respons positif dari komunitas lokal maupun wisatawan mancanegara. Tak hanya itu, Amarta Detox juga berkembang menjadi pusat edukasi kesehatan melalui lokakarya, seminar, hingga program sertifikasi bagi praktisi wellness.
“Jadi Amarta Detox ini sudah 2 tahun, hari ini adalah hari anniversary kita yang ke-2. Di mana kita dari lymphatic massage dan pilates, sekarang kita sudah menambah service program yang namanya Bali Longevity,” ujar Lisa Zen Purba, Pendiri Amarta Detox.
Ia menjelaskan, program Bali Longevity berfokus pada keseimbangan kesehatan untuk memperpanjang usia sekaligus mencegah penyakit kronis. “Dengan kita menjaga badan kita dengan lymphatic massage, dengan movement, dengan nutrition, lalu dengan tidur yang benar, dengan pengelolaan stres, itu amat sangat berkontribusi terhadap pencegahan keseimbangan kesehatan,” jelasnya.
Selain terapi manual, Amarta Detox juga menghadirkan berbagai teknologi terkini seperti infrared light, vibration plate, hingga kesehatan otak. Inovasi ini melengkapi layanan wellness yang terintegrasi.

Lisa Zen Purba menilai pasar wellness di Bali, khususnya Canggu, terus berkembang pesat. Menurutnya, tren gaya hidup sehat seperti konsumsi makanan sehat, aktivitas olahraga, hingga komunitas wellness semakin memperkuat ekosistem industri ini.
“Market Bali itu nggak pernah pudar ya. Nggak pernah… apalagi mati. Apalagi di Canggu,” katanya.
Saat ini, Amarta Detox memiliki dua cabang, yakni di Canggu dan Umalas, dengan segmentasi pasar yang berbeda. Canggu menyasar wisatawan dan komunitas global, sementara Umalas lebih berfokus pada pasar residensial.
Keunggulan utama Amarta Detox terletak pada pendekatan holistik yang tidak hanya menawarkan pijat, tetapi juga edukasi gaya hidup sehat.
“Pertama, lymphatic detox massage ini bertujuan pastinya untuk detoksifikasi tubuh. Yang kedua, kita diperkaya dengan wellness devices an teknologi. Yang ketiga, kita nggak cuma massage aja, kita ada movement,” tegasnya.

Ke depan, Amarta Detox akan terus mengembangkan program berbasis enam pilar kesehatan, meliputi nutrisi, gerakan, manajemen tidur, pengelolaan stres, interaksi sosial, serta penghindaran zat berbahaya.
“Dengan pendekatan ini, kita ingin membantu banyak orang untuk menjaga keseimbangan kesehatan dan hidup lebih berkualitas,” pungkasnya.
Pada kesempatan ini, Amerta Detox juga mengelar diskusi terbatas dengan menghadirkan Dr. Sharmelle Pittmon, DCN., yang merupakan Doctor of Clinical Nutrition, Functional Nutrition Educator, Wellness Strategist, Founder of Nutrelegant dan Ida Ayu Saraswati Indraharsani, M.Psi. yang merupakan Psikolog. (Adv/balipost)










