Air kolam di kawasan Panggung Terbuka Ardha Candra dibersihkan menjelang PKB XLVIII 2026, Selasa (9/6). (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Empat hari menjelang pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, persiapan di Taman Budaya Bali Art Center Denpasar sebagai venue utama penyelenggaraan terus dikebut. Berbagai fasilitas pendukung mulai dari toilet, panggung pertunjukan, area publik hingga akses masuk pengunjung dibenahi guna memastikan kelancaran pelaksanaan ajang seni budaya terbesar di Bali tersebut.

Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, I Wayan Mardika Bhuwana, mengatakan secara keseluruhan kesiapan Taman Budaya telah mencapai sekitar 85 persen. Saat ini pihaknya masih merampungkan sejumlah pekerjaan akhir menjelang pembukaan PKB.

Menurutnya, Taman Budaya tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan, tetapi juga bertanggung jawab memfasilitasi seluruh panggung dan area yang akan digunakan selama PKB berlangsung.

“Sejauh ini persiapan sudah hampir 85 persen, baik terkait fasilitas toilet, fasilitas panggung-panggung maupun area Taman Budaya yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan event besar ini,” ujarnya saat ditemui di Taman Budaya Bali Art Center Denpasar, Selasa (9/6).

Salah satu fokus pembenahan tahun ini adalah fasilitas toilet yang selama ini kerap menjadi catatan evaluasi pengunjung. Toilet yang berada di bawah Gedung Ksirarnawa telah direnovasi dan kini sebagian besar sudah berfungsi dengan baik. Perbaikan serupa juga dilakukan pada toilet di kawasan bawah Panggung Terbuka Ardha Candra.

Baca juga:  Korban Jiwa COVID-19 Bertambah Lagi, Ini Riwayat Penyakitnya

Meski terkendala keterbatasan anggaran, pihaknya tetap melakukan perbaikan pada fasilitas yang rusak. Pintu-pintu toilet yang sebelumnya lapuk akibat rayap telah diganti menggunakan material stainless dan aluminium agar lebih awet. Selain itu, sejumlah kloset yang rusak juga telah diperbaiki atau diganti.

“Yang masih bisa diperbaiki kita perbaiki, yang rusak kita ganti. Karena memang anggaran yang tersedia terbatas,” katanya.

Selain fasilitas toilet, Taman Budaya juga melakukan pembersihan kolam di kawasan Panggung Terbuka Ardha Candra. Air kolam diganti dan lumut yang menempel dibersihkan agar tampil lebih bersih serta mendukung estetika pertunjukan selama PKB.

“Kami sedang melakukan kegiatan bersih-bersih kolam Ardha Candra. Airnya diganti dan lumut-lumut dibersihkan supaya lebih bersih dan menambah estetika saat pementasan berlangsung,” jelasnya.

Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan PKB, pengelola Taman Budaya juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai. Pengunjung dianjurkan membawa tumbler dan wadah makanan yang dapat digunakan kembali guna mengurangi timbulan sampah di kawasan Art Center.

Baca juga:  DPRD Denpasar Pesimis Pasar Badung Bisa Rampung Tahun Ini

Pengawasan di sejumlah pintu masuk juga akan diperketat. UPTD Taman Budaya berkoordinasi dengan Satpol PP serta pecalang dari Banjar Kedaton dan Banjar Bengkel untuk menjaga akses masuk ke kawasan Taman Budaya selama PKB berlangsung.

Selain kebersihan dan keamanan, perhatian juga diberikan pada kondisi fisik Panggung Terbuka Ardha Candra. Hasil pengecekan bersama instansi teknis menunjukkan terdapat beberapa bagian beton yang mengalami kerusakan dan tulangan besi yang mulai berkarat. Namun secara umum panggung masih dapat digunakan dengan pengaturan kapasitas penonton yang lebih ketat.

Mardika mengatakan kapasitas Ardha Candra yang mencapai sekitar 8.000 orang kemungkinan akan dibatasi hingga sekitar 90 persen untuk mengantisipasi kelebihan beban pada tribun penonton.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak keamanan agar tidak terjadi overload di tribun Ardha Candra. Keselamatan dan keamanan pengunjung menjadi prioritas,” tegasnya.

Sementara itu, kebutuhan tata cahaya dan sistem suara untuk pertunjukan akan disiapkan oleh event organizer (EO) yang ditunjuk. Adapun perbaikan yang dilakukan pengelola hanya bersifat pemeliharaan ringan terhadap sejumlah bagian bangunan yang mengalami kebocoran atau kerusakan kecil.

Baca juga:  SIM Keliling di Bali 24 Desember 2025, Cek Lokasinya

Untuk mendukung pelaksanaan PKB, sejumlah kalangan atau arena pertunjukan seperti Kalangan Ayodya, Kalangan Angsoka, Kalangan Ratna Kanda, area depan Gedung Kriya hingga Panggung Terbuka Ardha Candra akan difungsikan. Sementara Kalangan Wantilan belum digunakan karena kondisi fasilitas yang dinilai belum memadai dan akustiknya kurang mendukung pertunjukan.

Mardika menambahkan, sisa 15 persen pekerjaan yang belum rampung sebagian besar terkait penataan dekorasi, pemasangan ornamen, penyiapan stan, serta pembenahan area publik di lingkungan Taman Budaya. Sejumlah bangunan lama juga dipercantik dengan pemasangan dekorasi berbahan bedek untuk menambah nuansa tradisional Bali selama pelaksanaan PKB.

Dengan berbagai pembenahan tersebut, Taman Budaya Bali optimistis dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan pengalaman yang lebih baik bagi seniman maupun masyarakat yang akan memadati kawasan Art Center selama PKB XLVIII Tahun 2026 berlangsung. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN