Pertandingan pencak silat Porjar Bali 2026 berlangsung di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (5/6). (BP/suk)

DENPASAR, BALIPOST.com – Persaingan cabang olahraga pencak silat pada Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026 dipastikan berlangsung sengit. Sebanyak 394 atlet putra dan putri dari sembilan kabupaten/kota se-Bali turun bertarung di GOR Ngurah Rai, Denpasar, dalam upaya membuktikan diri sebagai pesilat terbaik di tingkat pelajar.

Tingginya jumlah peserta menjadi bukti antusiasme sekaligus perkembangan pencak silat di Bali. Para atlet yang tampil merupakan hasil seleksi dan pembinaan dari daerah masing-masing, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, baik pada nomor seni maupun tanding.

Baca juga:  Pesilat Kertha Wisesa Bali Juara Umum di Tegal

Koordinator Pencak Silat Porjar Bali 2026 yang juga Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) IPSI Bali, I Gusti Made Samarajaya, menilai persaingan tahun ini semakin merata. Menurutnya, seluruh kontingen datang dengan persiapan matang dan memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara umum.

“Setiap kabupaten dan kota memiliki keinginan kuat menjadi yang terbaik. Saat ini kemampuan atlet sudah semakin merata, baik dari sisi teknik, taktik maupun strategi bertanding,” ujarnya.

Ia menambahkan, Porjar Bali tidak sekadar menjadi arena perebutan medali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet usia dini. Ajang ini merupakan kesempatan bagi pesilat muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Baca juga:  Alien Child Lahirkan "Indah DiMataku"

IPSI Bali menargetkan kejuaraan berjalan lancar dan mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di level nasional. Untuk itu, selama pertandingan berlangsung, tim pemantau akan melakukan pengamatan terhadap para pesilat potensial yang dapat diproyeksikan mengikuti kejuaraan tingkat nasional.

“Hasil Porjar ini akan menjadi salah satu acuan dalam memantau dan menyeleksi atlet yang berpotensi melanjutkan prestasi ke tingkat nasional,” kata Samarajaya.

Baca juga:  Tiga Pesilat Bali ke Kejuaraan Dunia

Lebih jauh, IPSI Bali berharap Porjar 2026 mampu menjadi titik awal lahirnya generasi pesilat tangguh yang tidak hanya mengharumkan nama Bali di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus persaingan internasional.

Dengan ratusan atlet muda yang siap bertanding dan kualitas persaingan yang semakin merata, cabang pencak silat diprediksi menjadi salah satu olahraga paling menarik dalam rangkaian Porjar Bali 2026. Ajang ini sekaligus menjadi panggung bagi lahirnya calon-calon pesilat masa depan Pulau Dewata. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN