Pemerintah Kabupaten Karangasem, melalui Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, dan Sekda I Ketut Sedana Merta memberikan kegiatan pembumian Pancasila yang dipusatkan di Wantilan Pemkab Karangasem, Sabha Prakerti, pada Senin (1/6). (BP/Ist)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem, melalui Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa dan Sekda I Ketut Sedana Merta memberikan kegiatan pembumian Pancasila yang dipusatkan di Wantilan Pemkab Karangasem, Sabha Prakerti, pada Senin (1/6).

Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila ini menyasar generasi muda potensial daerah, yakni alumni Paskibraka Tahun 2025 serta Calon Paskibraka (Capaska) Tahun 2026 yang berjumlah 50 orang, terdiri atas 25 putra dan 25 putri pilihan terbaik daerah.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, SE, memaparkan materi komprehensif mengenai pentingnya pembumian Pancasila di kalangan generasi muda. Bupati menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi dasar bangsa yang bertugas membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang berintegritas, menjunjung tinggi semangat gotong royong, menghargai keberagaman, serta konsisten menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca juga:  Apel Peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar Diwarnai Hujan, Pakaian Paskibra Berubah Coklat

“Di era digital saat ini, penerapan nilai-nilai Pancasila menghadapi tantangan yang sangat kompleks. Kita diserbu oleh maraknya hoaks, disinformasi, polarisasi opini, pergeseran kebudayaan, hingga ancaman nyata globalisasi terhadap identitas nasional. Pembumian Pancasila di era modern ini harus ditegaskan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi hafalan lisan atau slogan mati,” ujar Gus Par.

Gus Par mengatakan, pihaknya mendorong pentingnya revitalisasi nilai kebangsaan melalui pemanfaatan platform digital secara positif guna melahirkan inovasi pembelajaran yang menarik bagi masyarakat luas, serta memperkuat kolaborasi lintas elemen demi mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing tinggi.

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, membawakan materi tajam bertajuk “Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda di Era Globalisasi Melalui Penerapan Nilai-Nilai Pancasila.” Karena nilai-nilai kebangsaan secara jelas telah tersurat dalam ikrar Sumpah Pemuda serta butir-butir sila Pancasila yang wajib diimplementasikan oleh seluruh elemen bangsa, terkhusus para generasi muda.

Baca juga:  Truk Terguling di Candidasa, Muatan Berhamburan di Jalan

“Tantangan globalisasi berupa derasnya infiltrasi budaya asing dan transformasi sosial yang masif harus ditangkal dengan pendidikan karakter yang kokoh, penguatan literasi sejarah perjuangan bangsa, serta kelestarian adat dan budaya lokal. Seluruh elemen bangsa didorong untuk menerjemahkan nasionalisme ke dalam aksi nyata. Mulai dari hal mendasar seperti menjaga keharmonisan kerukunan umat beragama, melestarikan lingkungan hidup, hingga bijak bersosial media dengan memperkenalkan keunikan budaya daerah ke kancah internasional,” jelasnya.

Sedangkan, Sekda Ketut Sedana Merta, memberikan pemaparan krusial terkait penguatan pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sekda mengingatkan bahwa kokohnya eksistensi Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat sangat tergantung pada sejauh mana elemen pemuda memahami pondasi tata negara tersebut.

Baca juga:  Bali Jadi Tuan Rumah Kejurnas Barongsai 2025, 18 Provinsi Berpartisipasi

“Pancasila berfungsi sebagai pedoman moral dan etika, UUD NRI 1945 sebagai landasan konstitusional hukum negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai pengikat kohesi sosial di tengah keberagaman, dan NKRI sebagai bentuk final wilayah yang wajib dibela kedaulatannya dari berbagai ancaman internal maupun eksternal. Melalui pembekalan intensif ini, kami berharap seluruh jajaran kepemimpinan Kabupaten Karangasem menaruh harapan besar agar Alumni Paskibraka 2025 dan Capaska 2026 mampu tampil menjadi garda terdepan sekaligus agen perubahan (agent of change) yang aktif dalam menjaga eksistensi nilai luhur bangsa demi mewujudkan masyarakat Karangasem yang madani, berdaulat, adil, makmur, dan sejahtera,” harapnya. (Adv/Balipost)

BAGIKAN