Arsip foto - Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi (kiri) beradu kecepatan dengan atlet Polandia Natalia Kalucka dalam babak perempatfinal nomor speed IFSC Climbing World Cup Speed-Lead di Charmonix, Prancis, Sabtu (12/7/2025) waktu setempat. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Tim panjat tebing Indonesia kembali menunjukkan taringnya di pentas internasional. Tiga atlet speed putri Merah Putih sukses menembus putaran final World Climbing Series Madrid 2026 setelah tampil impresif pada babak kualifikasi yang berlangsung di Spanyol, Minggu (31/5).

Ketiga atlet tersebut adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, dan Berthidgna Devi Surya Kusuma. Mereka berhasil mengamankan tempat di 16 besar dari total 48 peserta yang bersaing pada nomor speed putri.

Desak Made tampil sebagai wakil Indonesia dengan performa terbaik di babak kualifikasi. Atlet asal Bali tersebut menempati posisi keempat setelah membukukan waktu tercepat 6,58 detik di jalur B. Meski mencatat waktu lebih lambat, 7,81 detik di jalur A, hasil itu cukup mengantarkannya ke fase gugur dengan kepercayaan diri tinggi, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  FPTI Bali Optimis Desak Rita Lolos Olimpiade

Rajiah Sallsabillah juga menunjukkan daya saingnya dengan finis di peringkat kesembilan. Atlet asal Banten itu mencatatkan waktu 6,81 detik di jalur B sebelum mengalami sedikit kendala pada jalur A dengan catatan 9,24 detik.

Sementara itu, Berthidgna Devi memastikan tiket terakhir Indonesia ke putaran final setelah menempati posisi ke-16. Ia membukukan waktu 8,28 detik di jalur A dan meningkatkan performanya menjadi 7,07 detik di jalur B.

Baca juga:  Desak Rita Dipatok Emas Olimpiade Paris 2024

Keberhasilan tiga atlet putri tersebut menjadi angin segar bagi tim Indonesia yang datang ke Madrid dengan misi bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada seri sebelumnya di Wujiang, China. Saat itu, Desak Made menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang berhasil mempersembahkan medali, sementara sektor putra gagal naik podium.

Kini harapan Merah Putih kembali bertumpu pada Desak, Rajiah, dan Berthidgna untuk mengibarkan bendera Indonesia di podium Madrid. Putaran final yang berlangsung Minggu malam menjadi kesempatan emas bagi ketiganya untuk membuktikan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu kekuatan utama dunia di nomor speed.

Baca juga:  Desak Rita Sabet Emas di Kejurnas Senior

Di sektor putra, perjuangan Indonesia juga berlanjut melalui empat atlet andalan, yakni Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, Raharjati Nursamsa, dan Aditya Tri Syahria yang bersiap menghadapi babak kualifikasi.

Dengan tiga wakil sudah mengamankan tempat di final, peluang Indonesia untuk membawa pulang medali dari Madrid tetap terbuka lebar. Semua mata kini tertuju pada aksi para srikandi Merah Putih dalam perburuan podium dunia. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN