
JAKARTA, BALIPOST.com – Nama Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali menjadi andalan Indonesia di pentas dunia. Atlet panjat tebing kebanggaan Bali itu sukses membawa Merah Putih melaju ke putaran final IFSC World Climbing Series 2026 di Krakow, Polandia, setelah tampil impresif pada nomor speed estafet campuran, Sabtu (4/7) WIB.
Bersama pasangan Antasyafi Robby Al Hilmi, Desak mencatatkan waktu 11,48 detik pada babak kualifikasi. Catatan tersebut mengantarkan pasangan Indonesia finis di posisi kedua, hanya terpaut 0,26 detik dari duet Amerika Serikat, Samuel Watson dan Emma Hunt, yang menjadi yang tercepat, dilansir dari Kantor Berita Antara.
Tak hanya satu, Indonesia bahkan meloloskan dua pasangan ke babak final. Pasangan Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah juga tampil meyakinkan dengan catatan waktu 11,59 detik untuk menempati peringkat keempat dari total 32 pasangan peserta.
Pelatih Timnas Panjat Tebing Speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengatakan seluruh atlet kini fokus memulihkan kondisi sebelum kembali bertarung pada babak final yang digelar Sabtu malam WIB.
Keberhasilan Desak menembus final kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet panjat tebing terbaik Indonesia. Perempuan asal Buleleng, Bali, itu menjadi figur penting dalam kebangkitan olahraga panjat tebing Indonesia di level internasional berkat kecepatan, konsistensi, dan mental bertanding yang kuat.
Prestasi Desak di Krakow bukan hanya datang dari nomor estafet campuran. Atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang dunia tersebut juga memastikan tempat di final nomor speed perseorangan putri setelah mencatat waktu 6,417 detik pada babak kualifikasi.
Ia akan bersaing bersama dua rekannya sesama atlet Indonesia, yakni Rajiah Sallsabillah yang membukukan waktu 6,521 detik serta Kadek Ade Asih dengan catatan 6,592 detik. Dominasi Indonesia di sektor putri pun kembali terlihat dengan tiga wakil yang sama-sama lolos ke babak penentuan.
Sementara itu, sektor putra juga tampil tak kalah impresif. Antasyafi Robby Al Hilmi, Raharjati Nursamsa, Aditya Tri Syahria, dan Veddriq Leonardo sukses melangkah ke final speed perseorangan setelah mencatat waktu terbaik masing-masing 5,16 detik, 4,822 detik, 4,873 detik, dan 5,223 detik.
Rangkaian perjuangan tim Indonesia di Krakow belum berakhir. Selain nomor speed perseorangan dan speed estafet campuran, tujuh atlet Merah Putih juga akan berlaga pada nomor estafet putra-putri yang dijadwalkan berlangsung Minggu (5/7).
Bagi masyarakat Bali, penampilan Desak Made Rita kembali menjadi kebanggaan tersendiri. Atlet yang terus mengibarkan nama Pulau Dewata di panggung internasional itu kini berpeluang menambah koleksi prestasinya sekaligus membawa Indonesia meraih hasil terbaik pada seri dunia di Krakow. (Suka Adnyana/balipost)








