Gubernur Bali, Wayan Koster saat memberikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-64 Bank BPD Bali, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Sabtu (30/5). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan apresiasi terhadap kinerja Bank BPD Bali yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif dan berkontribusi selaras dengan arah pembangunan daerah. Apresiasi tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bank BPD Bali, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Sabtu (30/5).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menekankan pentingnya penguatan sistem dan tata kelola perbankan yang berbasis data. Menurutnya, pemahaman terhadap data menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang efektif dan tepat sasaran.

“Dengan memahami data, tata kelola keuangan akan tersalurkan secara optimal. Sistem yang dimiliki Bank BPD Bali harus terus diperbaiki dari tahun ke tahun agar semakin baik,” ujarnya.

Gubernur Koster menegaskan, sebagai bank pembangunan daerah, Bank BPD Bali tidak semata-mata berorientasi pada perolehan keuntungan. Lebih dari itu, bank daerah harus mampu membangun kekuatan kelembagaan, memperluas kolaborasi, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan Bali secara berkelanjutan.

Baca juga:  Soal Jembatan Jawa-Bali, Ini Penegasan Gubernur Koster

Menurutnya, Bank BPD Bali harus tumbuh menjadi bank yang kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi penopang dan penggerak pembangunan daerah serta kebanggaan masyarakat Bali.

Dalam arahannya, Gubernur Koster memaparkan enam pilar penguatan Bank BPD Bali yang akan dibangun secara bertahap. Pilar pertama adalah penambahan modal inti dari posisi saat ini sekitar Rp5,8 triliun menjadi lebih dari Rp6 triliun. Selain itu, modal setor dari para pemegang saham juga akan terus ditingkatkan dari posisi saat ini sekitar Rp3,6 triliun.

Pilar kedua adalah peningkatan kapasitas kelembagaan melalui pembangunan gedung baru, penambahan jajaran pengurus, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan sistem berbasis teknologi digital.

Baca juga:  Hari Kedua Denfest ke-17, Cek Jadwal Acaranya Yuk!

Pilar ketiga berupa rebranding Bank BPD Bali dengan mengembangkan semangat baru yang berlandaskan filosofi dan kearifan lokal Bali. Pilar keempat adalah peningkatan kinerja internal dan eksternal agar operasional semakin efisien, produktif, menghasilkan laba yang tinggi, dan memberikan dampak optimal bagi pembangunan daerah.

Selanjutnya, pilar kelima adalah dukungan terhadap pengembangan ekonomi Kerthi Bali melalui penyediaan fasilitas kredit bagi enam sektor unggulan, yakni pertanian dan peternakan, kelautan dan perikanan, industri manufaktur, sektor IKM, UMKM dan koperasi, ekonomi kreatif dan digital, serta sektor pariwisata.

Sementara pilar keenam adalah menjadikan Bank BPD Bali sebagai kebanggaan masyarakat Bali melalui dukungan terhadap implementasi nilai-nilai Sad Kerthi, penguatan peran sebagai arus utama keuangan dan perekonomian Bali, serta peningkatan militansi masyarakat terhadap Bank BPD Bali dalam mewujudkan visi Bali Dwipa Jaya.

Baca juga:  Tak Hanya Terkenal dengan Beras Merah dan Hitam, Penebel Kembangkan "Black Garlic"

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menegaskan komitmen perseroan untuk terus mendukung pembangunan Bali. Ia menyebutkan hingga Mei 2026, aset Bank BPD Bali tumbuh 8,19 persen menjadi Rp43,117 triliun.

Selain itu, penyaluran kredit kepada sektor UMKM di Bali juga menunjukkan pertumbuhan di atas 11 persen, jauh melampaui pertumbuhan UMKM secara nasional yang tercatat sekitar 1 persen.

Mengusung tema “Harmoni Bertumbuh Menjaga Stabilitas”, peringatan HUT ke-64 Bank BPD Bali diharapkan semakin memperkuat kinerja seluruh jajaran perusahaan. Dengan dukungan 17 kantor cabang, termasuk kantor cabang di Mataram, serta 38 kantor cabang pembantu, Bank BPD Bali diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali. (kmb/balipost)

BAGIKAN