
NEGARA, BALIPOST.com – Sebuah ambulans bernomor polisi DK 1061 CX mengalami out of control di Jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Sumbersari, Desa/Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (28/5) sekitar pukul 10.00 WITA. Kendaraan yang membawa jenazah tersebut menabrak pagar rumah warga setelah mengalami pecah ban belakang kiri.
Kapolsek Melaya Kompol I Putu Suarmadi mengatakan, ambulans melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk dengan membawa dua penumpang. Namun saat tiba di lokasi kejadian, ban belakang kiri kendaraan pecah sehingga pengemudi kehilangan kendali.
“Karena tidak bisa menguasai kendaraan, sopir membanting setir ke kiri hingga menabrak pagar rumah warga,” ujarnya.
Pengemudi ambulans diketahui bernama Umar Khatib (35), warga Dusun Setran Barat, Desa Bajrasokah, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian dahi dan sempat menjalani perawatan di Puskesmas I Melaya.
Sementara dua penumpang lainnya, Ahmad Jaelani (19), warga Kabupaten Probolinggo dan Anita Purwaningrum (41), warga Kabupaten Lumajang, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Akibat kecelakaan tersebut, ambulans mengalami kerusakan pada bagian depan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Kompol I Putu Suarmadi menambahkan usai menerima laporan, petugas Polsek Melaya langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana untuk penanganan lebih lanjut. (Surya Dharma/balipost)










