Ilustrasi Pancasila. (BP/ant)

 

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila dan perayaan Bulan Bung Karno 2026 di Provinsi Bali, Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate kembali menggelar Karnaval Pancasila Tahun 2026. Kegiatan yang sarat nuansa nasionalisme ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026 dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan generasi muda.

Karnaval Pancasila digelar sebagai upaya membangun kembali memori kolektif masyarakat terhadap pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menggelorakan kembali semangat serta pemikiran Bung Karno dalam pengabdiannya kepada rakyat, bangsa, dan negara.

Baca juga:  Pemkab Badung Gairahkan Kembali KB Empat Anak, Dua Nama Ini Diberikan Beasiswa Penuh

Ketua Umum Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate, Ketut Udi Prayudi, didampingi Sekretaris Putu Adi Tama menjelaskan, Karnaval Pancasila 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali, dan Pemerintah Kota Denpasar.

“Acara yang bernuansa nasionalisme ini rencananya akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster dari depan Jayasabha Denpasar atau kawasan Catur Muka Kota Denpasar, yang dihadiri Forkopimda Bali serta bupati dan wali kota se-Bali,” ujar Ketut Udi Prayudi dalam keterangan persnya, Rabu (27/5).

Baca juga:  Libur Harlah Pancasila, Ayo Berpetualang ke Bukit Trunyan

Ia menjelaskan, peserta karnaval nantinya akan berjalan menuju Art Centre atau Taman Budaya Provinsi Bali yang sekaligus menjadi lokasi pembukaan Bulan Bung Karno Tahun 2026.

Pelepasan Karnaval Pancasila 2026 di Jayasabha akan diiringi parade marching band, barongsai, okokan, reog Ponorogo, beleganjur, hingga parade Merah Putih yang disambut barisan anak-anak sekolah di sepanjang rute kegiatan.

“Setiba di Art Center, peserta karnaval akan disambut penari Sekar Jempiring. Selama karnaval berlangsung, masyarakat di seputaran Kota Denpasar akan melihat langsung simbol keagungan Pancasila yaitu burung Garuda Pancasila yang diarak oleh generasi muda Nusantara dan diiringi parade Merah Putih, kereta kencana marching band, gong beleganjur, anak-anak dengan pakaian nusantara dan diakhiri konvoi sepeda hias,” jelasnya.

Baca juga:  Kendaraan Tembus 1 Juta Unit, Kemacetan di Badung Kian Sulit Diurai

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat persatuan, kebangsaan, dan nilai-nilai luhur Pancasila semakin tertanam di tengah masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN