
DENPASAR, BALIPOST.com – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menambah penyaluran fakultatif LPG 3 kilogram sebanyak 212.800 tabung di Bali selama periode long weekend Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada 27–31 Mei 2026. Tambahan pasokan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama libur panjang.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, selama libur panjang Iduladha stok BBM dan LPG di Bali dipastikan aman dan mencukupi. Seluruh infrastruktur distribusi energi juga telah disiagakan untuk memastikan penyaluran berjalan lancar.
“Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” ujar Ahad, Rabu (27/5).
Ia menjelaskan, tambahan penyaluran fakultatif di Bali mencapai 79 persen dari rata-rata penyaluran harian LPG 3 kilogram yang mencapai 270.430 tabung atau sekitar 811 metrik ton per hari.
Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, Kota Denpasar menjadi wilayah dengan tambahan penyaluran tertinggi mencapai 45.360 tabung atau 136 metrik ton. Disusul Kabupaten Buleleng sebanyak 34.160 tabung dan Gianyar 24.080 tabung.
Sementara itu, Kabupaten Badung memperoleh tambahan 22.400 tabung, Tabanan 21.840 tabung, Karangasem 19.040 tabung, Bangli 18.480 tabung, Jembrana 15.680 tabung, serta Klungkung 11.760 tabung.
Selain menyiapkan tambahan LPG, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga melakukan build up stock BBM sesuai kebutuhan serta pengecekan sarana dan fasilitas SPBU secara intensif, termasuk pengawasan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM.
Secara keseluruhan, wilayah Jatimbalinus mendapat tambahan penyaluran fakultatif mencapai 1,93 juta tabung LPG atau sekitar 5.794 metrik ton. Jawa Timur menjadi wilayah dengan alokasi tertinggi mencapai 1,57 juta tabung, sedangkan Nusa Tenggara Barat memperoleh tambahan 147.520 tabung.
Ahad mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok energi dipastikan aman dan mencukupi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Pertamina juga mengajak masyarakat menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kilogram sebagai produk subsidi ditujukan khusus bagi masyarakat kurang mampu, sedangkan masyarakat mampu diimbau menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas. (Suardika/balipost)










