
DENPASAR, BALIPOST.com – PT Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada Mei 2026. Kenaikan terutama terjadi pada produk diesel dan BBM beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar masih tetap dipertahankan pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat. Harga Pertamax reguler dan Pertamax Green 95 juga belum mengalami perubahan.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi dipengaruhi fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Penyesuaian ini berlaku di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa, Bali, dan DKI Jakarta.
Berikut daftar harga BBM Pertamina terbaru per 18 Mei 2026 :
- Pertalite : Rp10.000
- Biosolar : Rp6.800
- Pertamax : Rp12.300
- Pertamax Green 95 : Rp12.900
- Pertamax Turbo : Rp19.900
- Dexlite : Rp26.000
- Pertamina Dex : Rp27.900
Harga tersebut berlaku untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa, Bali, dan sekitarnya. Di beberapa daerah luar Jawa, harga BBM dapat berbeda karena penyesuaian biaya distribusi dan pajak daerah.
Kemudian kenaikan paling signifikan terjadi pada BBM jenis diesel nonsubsidi. Dexlite kini berada di level Rp26 ribu per liter, sedangkan Pertamina Dex hampir menyentuh Rp28 ribu per liter. Adapun Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.900 per liter dari sebelumnya Rp19.400 per liter.
Meski begitu, Pertamina masih mempertahankan harga Pertalite di Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional. (Pramana Wijaya/balipost)










