
GIANYAR, BALIPOST.com – Memperingati Hari Posyandu Nasional Tahun 2026, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan Posyandu serentak di 570 kelompok Posyandu yang tersebar di 70 desa/kelurahan se-Kabupaten Gianyar, Selasa (19/5). Kegiatan dipusatkan di Balai Banjar Bonjaka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang.
Pelayanan Posyandu serentak di Kabupaten Gianyar mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal, Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.” Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat berbasis lintas sektor.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris I Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar, Ny. Ida Ayu Diana Dewi Agung Mayun beserta kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar.
Mewakili Bupati Gianyar, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat telah menetapkan arah kebijakan pembangunan yang berfokus pada pelayanan dasar masyarakat sebagaimana tertuang dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.
Ia menjelaskan, regulasi tersebut menempatkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang berperan mendukung pembangunan manusia dan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di daerah.
“Posyandu kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan dasar, namun telah berkembang menjadi platform pelayanan terpadu yang menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, lansia, dan keluarga kurang mampu,”ujarnya.
Transformasi Posyandu saat ini mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
“Peringatan Hari Posyandu ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat peran Posyandu sebagai pusat edukasi, pemberdayaan keluarga, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dari usia dini hingga lanjut usia,” ujarnya.
Mudana juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kelompok lansia yang dinilai memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan nilai-nilai luhur yang perlu dijaga dalam kehidupan sosial masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, ia mengapresiasi dedikasi para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat di tingkat desa dan banjar.
“Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sebatu serta menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat dalam mewujudkan Gianyar yang sehat, maju, dan sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gianyar, I Gede Daging mengatakan, sejak diberlakukannya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 terdapat tiga transformasi utama dalam kebijakan Posyandu.
Pertama, transformasi kelembagaan yang menetapkan Posyandu sebagai mitra pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kedua, transformasi layanan yang memperluas cakupan Posyandu ke enam bidang SPM. Ketiga, transformasi pembinaan melalui perubahan Pokjanal Posyandu menjadi Tim Pembina Posyandu yang berjenjang mulai tingkat pusat hingga desa/kelurahan.
“Untuk mempercepat implementasi Posyandu 6 SPM, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar mengoptimalkan keterlibatan seluruh unsur di desa, memfasilitasi perencanaan pembangunan desa, serta memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dalam kegiatan Posyandu serentak,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga menghadirkan pelayanan kesehatan dari dokter spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis THT, dan dokter spesialis kandungan yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia dengan menghadirkan sebanyak 23 dokter.
Berbagai layanan dan bantuan turut diberikan dalam kegiatan tersebut. Dinas Kesehatan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan pemeriksaan mata bekerja sama dengan RS Bali Mandara. Dinas PMD menyerahkan bantuan susu PKMK bagi balita yang telah menjalani pemeriksaan dokter spesialis.
Selain itu, Dinas Pertanian menyalurkan 100 polybag bibit cabai kepada kader Posyandu, Dinas DP3AP2KB memberikan layanan konseling, sedangkan Dinas Pendidikan membagikan komik 7 kebiasaan anak Indonesia hebat.
Dinas Ketahanan Pangan juga menyalurkan paket PMT nugget ikan nila bagi ibu hamil dan lansia di Banjar Bonjaka. Dinas Lingkungan Hidup menyerahkan bantuan 10 tempat pemilahan sampah, sementara Dinas Sosial memberikan paket sembako bagi lansia terlantar di Desa Sebatu.
Dukungan serupa juga datang dari Bank BPD Bali berupa bantuan sembako untuk lansia dan ibu hamil serta paket PMT bagi balita. (Adv/balipost)










