Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Surya Suamba memberikan bantuan sosial keagamaan bagi umat Buddha di Balai Serbaguna Dharma Semadhi, Vihara Dharmayana, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta pada tahun 2025. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat saat hari besar keagamaan. Kali ini bantuan diserahkan kepada umat Budha yang merayakan Hari Raya Waisak 2026.

Tahun ini, sebanyak 210 kepala keluarga (KK) umat Budha ber-KK Badung akan menerima bansos sebesar Rp 2 juta per KK yang rencananya diserahkan pada 25 Mei mendatang. Program ini menjadi salah satu unggulan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Waisak.

Baca juga:  Lakukan Validasi Penerima Bansos

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung I Gede Eka Sudarwitha mengungkapkan bahwa penyaluran bansos dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei 2026 di Wihara Dharmayana, Kuta. “Menurut rencana bansos Rp 2 juta per KK untuk umat Budha akan dilaksanakan tanggal 25 Mei ini,” ujar Gede Sudarwitha, Selasa (19/5).

Penyerahan bantuan tersebut rencananya akan dilakukan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Badung. Saat ini, Dinas Sosial masih mematangkan berbagai persiapan teknis untuk memastikan penyaluran berjalan lancar. “Penyaluran dilakukan di Kuta, di Wihara Dharmayana. Kami juga sudah meminta jadwal Bapak Bupati untuk menyerahkan langsung,” katanya.

Baca juga:  Kondisi Blackout, Segini Kemampuan Oksigen KRI Nanggala-402

Lebih lanjut, Sudarwitha menjelaskan bahwa total penerima bansos Waisak tahun ini mencapai 210 KK yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Badung. Rinciannya meliputi Kecamatan Abiansemal sebanyak 11 KK, Kuta 62 KK, Kuta Selatan 45 KK, Kuta Utara 45 KK, Mengwi 40 KK, serta Petang 7 KK. “Sesuai data bansos untuk umat Budha sebanyak 210 KK. Ini berdasarkan usulan dari desa,” ungkapnya.

Di sisi lain, terkait bantuan serupa bagi umat Konghucu saat perayaan Imlek, hingga kini belum ada pengajuan dari pihak desa. Hal ini membuat bansos hari raya keagamaan untuk umat Konghucu belum dapat direalisasikan oleh Pemkab Badung. “Untuk umat Konghucu sejauh ini tidak ada pengajuan dari desa. Selama ini hanya untuk umat Budha yang merayakan Waisak,” tegasnya.

Baca juga:  Menteri Risma Menyayangkan, Puluhan Ribu KPM di Bali Belum Terima Dana Bansos 

Pihaknya berharap bantuan sebesar Rp 2 juta per KK tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat penerima, khususnya untuk memenuhi kebutuhan perayaan Hari Raya Waisak dengan lebih tenang dan layak.(Parwata/balipost)

BAGIKAN