Freiburg melaju ke final Liga Europa 2025/26 usai singkirkan Braga di leg kedua semifinal di Europa Park Stadium, Freiburg pada Kamis (7/5). (BP/Dok. UEFA.com)

JAKARTA, BALIPOST.com – SC Freiburg menorehkan sejarah baru setelah memastikan tiket ke final UEFA Europa League untuk pertama kalinya. Wakil Jerman itu bangkit secara dramatis dengan menundukkan SC Braga 3-1 pada leg kedua semifinal di Europa-Park Stadion, Jumat (8/5) dini hari WIB.

Sempat tertinggal 1-3 pada leg pertama, Freiburg menunjukkan mental luar biasa. Kemenangan di kandang sendiri membuat pasukan Jerman berbalik unggul agregat 4-3 dan melangkah ke partai puncak kompetisi antarklub Eropa.

Laga berubah cepat sejak awal pertandingan. Petaka menimpa Braga pada menit ketujuh setelah Mario Dorgeles diganjar kartu merah karena melanggar Jan-Niklas Beste yang lolos dan berpeluang besar mencetak gol.

Baca juga:  Kalah dari Everton, Aston Villa Gagal Dekati Arsenal di Puncak Klasemen Liga Inggirs

Unggul jumlah pemain, Freiburg langsung menekan. Kebuntuan pecah pada menit ke-19 lewat gol yang sedikit berbau keberuntungan. Bola sapuan pemain Braga justru membentur tubuh Lukas Kubler, mengenai tiang, lalu masuk ke gawang untuk membawa tuan rumah memimpin 1-0.

Tekanan Freiburg terus berlanjut. Empat menit jelang turun minum, Johan Manzambi menggandakan keunggulan melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper lawan.

Baca juga:  Braga Hantam Ferencvaros, Melangkah ke Perempat Final Liga Europa

Meski bermain dengan 10 orang, Braga sempat memberi ancaman. Namun upaya Victor Gomez hanya membentur tiang, sementara bola muntah yang disambar Rodrigo Zalazar berhasil diblok lini belakang Freiburg.

Memasuki babak kedua, Freiburg tetap mendominasi. Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-72. Berawal dari bola mati yang dikirim Vincenzo Grifo, Lukas Kubler menanduk bola ke pojok gawang untuk menghidupkan asa lolos ke final.

Baca juga:  Wolves Tumbangkan Aston Villa, Jaga Asa Bertahan di Premier League

SC Braga sempat memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Pau Víctor pada menit ke-79, membuat menit-menit akhir berlangsung menegangkan. Namun penyelamatan penting dari Noah Atubolu memastikan Freiburg tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Di partai final yang akan digelar di Istanbul pada 21 Mei, SC Freiburg akan menghadapi Aston Villa, yang sebelumnya menyingkirkan Nottingham Forest. Final ini menjadi kesempatan emas bagi Freiburg untuk memburu trofi Eropa pertama dalam sejarah klub. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN