
DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus lakalantas berujung maut terjadi di Jalan Mahendradatta, tepatnya di areal jembatan selatan SPBU, Denpasar Barat (Denbar), Minggu (3/5) malam. Sepasang kekasih berinisial IMS (28) dan KH (27) mengalami cedera kepala berat (CKB) akibat lakalantas. Mereka meninggal di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Denpasar, Ipda Nila Cahyaning Wisnu, Senin (4/5), menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pukul 21.00 WITA. Setelah menerima laporan kejadian itu, personel Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar langsung ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
Sebelum kejadian, pengendara sepeda motor DK 5772 ABO, IMS membonceng KH bergerak dari utara. Sementara, dari arah berlawanan melaju motor DK 6881 AEU dikendarai seorang pelajar, BS (16).
“Setibanya di TKP saat memasuki tikungan, pengendara sepeda motor DK 5772 ABO (IMS) kurang hati-hati saat mendahului kendaraan yang bergerak di depannya dan mengambil jalur ke kanan. Terjadilah kecelakaan lalu lintas dengan pengendara sepeda motor DK 6881 AEU yang bergerak pada jalurnya dari arah selatan,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, IMS dan KH mengalami cedera kepala berat dan langsung dievakuasi lalu dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.
Namun, nyawa sepasang kekasih itu tidak bisa diselamatkan. Sedangkan BS mengalami retak tulang pipi kanan dan bibir bengkak. BS dibawa ke RS Bali Med, Denpasar. (Kerta Negara/balipost)










