Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya melantikan pejabat defintif hasil seleksi terbuka, Rabu (29/4). (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan akhirnya mengisi tiga posisi strategis pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) hasil seleksi terbuka yang bergulir sejak Maret lalu. Namun, di tengah pelantikan tersebut, satu jabatan penting yakni Sekretaris DPRD (Sekwan) Tabanan masih belum terisi definitif dan masih dijabat pelaksana tugas (Plt).

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, resmi melantik tiga pejabat JPT pada Rabu (29/4), sehari usai Hari Anggara Kasih Kulantir. Pelantikan berlangsung secara hybrid dan turut diikuti rotasi serta promosi pejabat administrator dan pengawas.

Tiga pejabat yang resmi menduduki kursi kepala dinas masing-masing, yakni I Gede Ketut Suyana Putra, sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, I Gede Nengah Sugiarta, sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, serta Gde Made Partana,sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tabanan.

Baca juga:  Terkait Wacana Tiga Periode, Presiden Jokowi Taat Konstitusi

Selain pengisian tiga kursi kadis, Bupati juga melantik 13 pejabat administrator dan lima pejabat pengawas. Sejumlah posisi strategis di tingkat kecamatan ikut bergeser, di antaranya Camat Tabanan kini dijabat I Gusti Kade Dwipayana, kemudian Camat Pupuan oleh I Ketut Japa Stiawan, serta Camat Marga oleh I Gede Putu Adhi Putra Adiksa.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil akhir dari proses seleksi terbuka yang telah berjalan sesuai mekanisme dan regulasi. “Jabatan yang saudara emban bukan didapatkan secara instan. Untuk itu, saya minta agar berkomitmen melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” tegasnya.

Baca juga:  Kasus Pengadaan Satelit Kemenhan, Jampidmil Tetapkan Tiga Tersangka

Sanjaya juga menekankan pentingnya adaptasi cepat di lingkungan kerja baru. Ia meminta para pejabat tidak terjebak pola kerja sektoral dan monoton, melainkan mampu membangun kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Jangan jadi birokrasi yang ego sektoral. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa diperintah, dan bertanggung jawab tanpa harus diminta,” imbuhnya.

Sementara itu, satu posisi JPT lainnya hasil seleksi terbuka, yakni Sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan, belum bisa dilantik. Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, I Nyoman Sastera Wibawa menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan tersebut masih menunggu tahapan tambahan di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca juga:  Selaras dengan Visi Pemprov Bali, Produk Tembakau Alternatif Dapat Respons Positif

Menurutnya, posisi Sekwan memiliki karakteristik khusus sebagai perangkat daerah tertentu sehingga memerlukan persyaratan administratif berbeda dibanding jabatan kepala dinas lainnya. “Untuk saat ini, jabatan Sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt),” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari hasil pengumuman seleksi terbuka sebelumnya pada posisi Sekretaris DPRD Tabanan, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Tabanan I Wayan Budi Artana menempati peringkat I dengan nilai 84,14. Dia unggul tipis atas Camat Kediri I Made Surya Dharma yang meraih nilai 84,00 di posisi II. Peringkat III ditempati Camat Penebel I Putu Agus Hendra Manik Mastawa dengan nilai 80,75.(Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN