
MANGUPURA, BALIPOST.com Pihak kepolisian menerima laporan adanya dua WNA terjebak di tebing Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan (Kutsel), Kamis (23/4). Dua korban berinisial DZ (21) dan SS (52). Sulitnya proses evakuasi lewat darat, menyebabkan tim gabungan mengerahkan helikopter untuk penyelamatan..
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhy Saputra Jaya mengatakan DZ menginap di vila wilayah Seminyak, Kuta dan SS di hotel, Jalan Raya Uluwatu, Kutsel. Kronologinya pada Kamis pukul 13.30 WITA, karyawan sebuah beach club menerima telepon dari seseorang tidak dikenal.
Orang tersebut menyampaikan ada yang terjebak di TKP dan minta pertolongan. Setelah itu pihak beach club langsung menghubungi Polsek Kutsel dan diterima Gusti Ngurah Made Mahardika.
“Laporan tersebut diteruskan ke anggota Satpolairud Polresta Denpasar yaitu Ipda Hasan dan langsung menuju ke TKP. Ipda Hasan menghubungi pihak Basarnas Denpasar,” ujarnya.
Pukul 14.15 WITA, tim Basarnas tiba di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak beach club. Mengingat medan yang cukup sulit dijangkau sehingga pihak Basarnas menghubungi Helicopter SGI Benoa.
Sekitar pukul 14.58 WITA, satu helikopter tiba di TKP dan langsung melaksanakan proses evakuasi korban dengan system hoisting. “Kedua korban berhasil dievakuasi dan prosesnya lancar. Untuk sementara kedua korban masih dalam perawatan medis dan belum dapat memberikan keterangan karena masih trauma,” ucapnya. (Kerta Negara/balipost)










