I Ketut Mertadina. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Warga Karangasem yang bekerja ke luar negeri cukup banyak. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem, hingga Maret 2026 sudah ratusan warga Bumi Lahar bekerja ke luar negeri.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem I Ketut Mertadina, mengungkapkan, dari Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 490 warga Karangasem yang berangkat untuk bekerja ke luar negeri. Di Januari, ada 50 orang yang berangkat, Februari 160 orang, dan Maret sebanyak 280 orang yang berangkat.

Baca juga:  Jaminan Sosial Beri Manfaat Layanan Tambahan untuk Pekerja

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 orang diantaranya bekerja ke negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab. Untuk saat ini, negara yang paling banyak dituju oleh warga Karangasem adalah Bulgaria. Selain itu, negara seperti Turki, Jepang, Italia, dan Polandia juga masih cukup banyak peminatnya,” katanya.

Mertadina menjelaskan, hingga saat ini minat warga Karangasem untuk bekerja ke luar negeri masih sangat tinggi. Bahkan, menjadi yang tertinggi kedua di Bali setelah Kabupaten Buleleng. “Tahun lalu, jumlah warga Karangasem yang bekerja ke luar negeri lebih dari 1.200 orang, artinya minat masyarakat cukup tinggi,” katanya.

Baca juga:  Libur Idul Fitri, Taman Ayun Penuh Sesak

Ia berharap seluruh masyarakat Karangasem yang akan bekerja ke luar negeri agar selalu melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan, serta melakukan pengecekan secara detail terhadap agent yang memberangkatkan. Tujuannya agar tidak terjadi masalah di kemudian hari ketika sudah sampai di negara tujuan.

“Kami juga menekankan, kepada warga yang bekerja ke luar negeri agar selalu mencatat nomor-nomor penting di kedutaan. Supaya jika terjadi sesuatu bisa segera minta bantuan,” pintanya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Dua Pekerja Gudang Surya Jadi Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

 

BAGIKAN