Pikap dan Truk tabrakan adu jangkrik di Jalan Denpasar-Gilimanuk wilayah Selemadeg, Tabanan pada Rabu (15/4). (BP/Istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk. Sebuah kendaraan pikap terlibat adu jangkrik dengan truk di wilayah Kecamatan Selemadeg, Rabu (15/4) sore.

Akibat kejadian tersebut, sopir pikap meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi yang dihimpun, lakalantas terjadi sekitar pukul 15.49 Wita di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap. Kendaraan yang terlibat yakni pick up Daihatsu DK 8414 DH dan truk Mitsubishi N 8488 EW yang dikemudikan Ahmad Yuana (53), asal Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Baca juga:  Motornya Tergelincir di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Mahasiwi Tewas Tertabrak Truk

Sebelum kejadian, truk melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar). Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang pikap yang hendak menyalip kendaraan di depannya.

Namun, saat mendahului, pikap diduga mengambil jalur terlalu ke kanan hingga masuk ke lajur truk. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Benturan keras menyebabkan pengemudi pick up meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sopir truk selamat.

Baca juga:  Dari RUU Provinsi Bali akan Disahkan hingga Kapolri Mutasi 7 Kapolda

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Beratha, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi pikap saat mendahului kendaraan lain.

“Diduga pengemudi pikap mengambil jalur lawan saat menyalip, sehingga terjadi tabrakan depan dengan truk yang datang dari arah berlawanan,” ujarnya.

Petugas menerima laporan sekitar pukul 16.10 WITA dan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). AKP Beratha mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintas di jalur nasional yang padat arus lalu lintas.

Baca juga:  Senggolan di Gatsu, Pelajar Meninggal karena CKB

“Pengguna jalan diharapkan tidak memaksakan diri saat mendahului. Utamakan keselamatan untuk menghindari kecelakaan fatal,” tegasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN