Lomba Ogoh-ogoh Tingkat Kabupaten Gianyar yang digelar di Alun-Alun Kota Gianyar.(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kreativitas yowana Kabupaten Gianyar kembali memukau publik. Karya seni bertajuk “Tugu Mayang” besutan ST. Pandawa, Banjar Tarukan, Desa Adat Mas, Ubud, resmi dinobatkan sebagai Juara I dalam Lomba Ogoh-Ogoh Tingkat Kabupaten Gianyar yang digelar di Alun-Alun Kota Gianyar, Selasa (14/4).

Dalam kompetisi sengit yang mempertemukan perwakilan terbaik dari tujuh kecamatan tersebut, ST. Pandawa berhasil mengantongi nilai tertinggi yakni 268. Posisi kedua diraih oleh ST. Eka Susila, Banjar Buda Ireng, Batubulan Kangin dengan nilai 258, disusul ST. Giri Manila Sari, Banjar Susut, Payangan di peringkat ketiga dengan nilai 240.

Baca juga:  Ribuan Pil Koplo Dimusnahkan

Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para seniman muda ini. Pemenang Juara I berhak atas hadiah sebesar Rp50 juta, Juara II Rp40 juta, dan Juara III Rp30 juta. Tak hanya itu, para juara harapan juga mendapatkan dana motivasi yang berkisar antara Rp10 juta hingga Rp25 juta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, yang hadir memantau penilaian, menyatakan bahwa lomba ini merupakan wadah penting dalam rangkaian Pekan Budaya Gianyar.

Baca juga:  Delapan Hotel Ini Diinapi Kepala Negara KTT G20, Karyawan Pakai ID Khusus

“Bupati Gianyar memberikan ruang seluas-luasnya kepada insan penggiat seni untuk menuangkan kreasi dan inovasi. Kami ingin seniman muda tetap mengedepankan falsafah dan kekhasan seni budaya Gianyar,” ujar Sekda yang akrab disapa Gusti Bem tersebut.

Penilaian tahun ini melibatkan juri dari kalangan akademisi dan praktisi seni dengan kriteria ketat, mulai dari tema, sinopsis, karakter, hingga inovasi rancang bangun.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Wayan Adi Parbawa menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana pelestarian warisan tradisi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca juga:  Persekaba Juara Liga 3 Rayon Bali

Pekan Budaya Gianyar sendiri telah berlangsung sejak 1 April dan akan mencapai puncaknya pada 19 April 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar.

Bagi masyarakat yang ingin melihat kembali kemegahan karya-karya terbaik ini, Dinas Kebudayaan akan menyelenggarakan Parade Ogoh-ogoh Tingkat Kabupaten Jumat (17/4) di Open Stage Balai Budaya Gianyar. Ini bagian dari Pawai Budaya yang menampilkan kearifan lokal dari 7 kecamatan se-Kabupaten Gianyar.(Wirnaya/balipost)

BAGIKAN