Wabup Tjokorda Surya hadiri pasar murah di Balai Desa Nyalian, Banjarangkan, Klungkung, Rabu (15/4).(BP/istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyelenggarakan pasar murah di Balai Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Pasar murah ini merupakan salah satu upaya menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra sempat meluangkan kegiatan pasar murah. Menurutnya, kegiatan pasar murah ini sangat positif karena memberikan akses kepada masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu, untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Menurutnya, hal tersebut juga berkontribusi dalam menekan laju inflasi.

Baca juga:  Hipmi akan Gelar Fashion Week 2017 di Beachwalk Shopping Center

“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan akses kepada masyarakat, utamanya yang kurang mampu, untuk mendapatkan bahan makanan dengan harga terjangkau. Hal ini tentunya juga dapat membantu menekan inflasi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan dilaksanakan di desa-desa lainnya di Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Kepala Bidang Perdagangan, A.A. Ayu Jumnowati Giri Putri menjelaskan, kegiatan ini melibatkan sejumlah distributor dan pelaku usaha lokal yang turut mendukung program stabilisasi harga di tingkat masyarakat. Dipilihnya Desa Nyalian sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada usulan dari pemerintah kabupaten, mengingat letaknya yang relatif jauh dari pusat keramaian maupun pasar.

Baca juga:  Tol Mengwi-Gilimanuk untuk Keseimbangan Ekonomi Bali

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah sekitar.
Berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, antara lain sembilan bahan pokok (sembako), kebutuhan hari raya, serta kebutuhan harian lainnya.

Beberapa di antaranya yakni minyak goreng merek Fortun kemasan 1 liter dijual seharga Rp 22.000 dan kemasan 5 liter Rp 40.000, minyak goreng Fitri kemasan 800 gram Rp18.000, beras Bali kemasan 5 kg Rp 65.000, telur Rp 48.000 per krat, LPG 3 kg Rp18.000, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp30.000.(Yuliantara/balipost)

Baca juga:  Sukseskan Pemilu, Ini Imbauan Kapolresta
BAGIKAN