
DENPASAR, BALIPOST.com – Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (Instiki) melepas 384 mahasiswa/i dalam wisuda XXVII di The Meru Sanur, Denpasar, Rabu (15/4). Kegiatan akademik ini dihadiri Rektor Instiki Dr. I Dewa Made Krishna Muku, ST., MT., bersama jajarannya, Aptikom, Aptisi, LLDikti wilayah VIII yang diwakili Kepala Bagian Umum Ir. I Nyoman Bagus Suweta Nugraha, S.Kom., MT., dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor Instiki I Dewa Made Krishna Muku menyampaikan wisuda kali ini diikuti 384 wisudawan. Para wisudawan tersebut dari program studi (prodi) Informatika sebanyak 308 orang, Rekayasa Sistem Komputer sebanyak 31 orang, Desain Komunikasi Visual 36 orang, dan Bisnis Digital sebanyak 9 orang.
Para wisudawan ini sebelumnya telah mengikuti seluruh tahapan perkuliahan dan akhirnya bisa mencapai puncak studi, yakni wisuda. Selain ditempa dengan ilmu pengetahuan dan skill, mereka juga dibekali dengan penguatan karakter positif agar memiliki sikap dan nilai-nilai luhur dalam bekerja nantinya.
“Profesionalisme, kompetensi, dan attitude merupakan perpaduan yang sangat diperlukan untuk kesuksesan di dunia kerja, sehingga mereka akan lebih siap memenangkan persaingan di dunia kerja,” papar Rektor Instiki.
Rektor menekankan pada para lulusan akan pentingnya melanjutkan belajar lagi di tempat kerja. Juga tidak terfokus pada nilai besaran gaji yang didapat dimasa awal-awal bekerja, melainkan menumbuhkan pemikiran bahwa di tempat kerja merupakan tempat belajar yang baru.
Para wisudawan diimbau untuk bekerja optimal, mengejar prestasi, dan memberikan lebih banyak nilai tambah dalam pekerjaan. Mecari pengalaman, networking, meningkatkan ilmu pengetahuan dan skill. Wisudawan diharapkan tidak hanya pintar dalam mencari uang, namun juga pintar mengelola keuangannya. Selain itu, bagi wisudawan yang bercita-cita menjadi pengusaha, Instiki telah memiliki program inkubator bisnis yang siap memberikan pendampingan.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum LLDikti wilayah VIII, Ir. I Nyoman Bagus Suweta Nugraha, S.Kom., MT., mengapresiasi berbagi program atau kegiatan Instiki yang telah mengacu kepada indikator kinerja utama yang telah ditetapkan Kementerian Diktisaintek. Seperti tepat waktu lama kuliah, pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi berdampak dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, optimalisasi tracer study, review kurikulum dan program magang. (Adv/balipost)










