I Made Kusuma Negara. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hingga memasuki bulan April 2026, realisasi santunan Atma Kerthi mendekati angka seribu. Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem, jumlahnya mencapai 911 pemohon.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Karangasem, I Made Kusuma Negara mengungkapkan, pengurusan pencatatan kematian (Atma Kerthi) dari 13 Januari sampai dengan 7 April 2026 sebanyak 911 pemohon. Rinciannya, permohonan dari Kecamatan Sidemen 86 pemohon, Selat (88), Rendang (78), Manggis (96), Kubu (134), Karangasem (176), Bebendem (100), dan Abang (153). “Dari jumlah tersebut, untuk laki-laki sebanyak 468, dan perempuan 443 pemohon,” ucapnya.

Baca juga:  Kantor Sekretariat DPRD Karangasem Tutup Sementara

Kusuma Negara mengatakan, anggaran program atma kerthi tahun ini sebesar Rp2,5 miliar untuk 1.250 pemohon. Dan saat ini masih tersisa kuota untuk ratusan pemohon. “Saat ini masih tersisa lagi 339 pemohon,” katanya.

Program Atma Kerthi dibuat dalam rangka mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Karangasem. Dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam melaporkan peristiwa penting kependudukan yang dialami khususnya pelaporan kematian masyarakat yang sudah masuk database kependudukan.

Baca juga:  Realisasi Vaksinasi PMK di Tabanan Capai 1.150 Dosis, Tambahan 3.900 Dosis Disiapkan

“Ini sebagai bentuk penghargaan kami selaku Pemerintah Karangasem kepada masyarakat yang telah melaksanakan tertib administrasi dengan mengurus akta kematian keluarganya dengan memberikan penghargaan berupa uang sebesar Rp2.000.000. (Eka Parananda/balipost)

 

BAGIKAN