
NEGARA, BALIPOST.com – Sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Jembrana menggencarkan patroli pesisir dengan pendekatan humanis. Patroli pada Rabu (15/4) tidak sekadar melakukan pemantauan, namun juga diisi dengan dialog langsung bersama masyarakat pesisir.
Petugas menyasar aktivitas warga yang berhubungan dengan laut, termasuk nelayan dan pemancing. Dalam patroli itu, personel Polairud memberikan imbauan kamtibmas secara persuasif. Warga diingatkan untuk selalu menaati aturan hukum serta mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut, seperti menggunakan alat keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.
Petugas juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Masyarakat diimbau tidak membuang sampah ke laut guna menjaga ekosistem tetap terjaga.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati melalui Kasatpolairud AKP I Putu Suparta mengatakan, patroli dialogis ini merupakan bagian dari implementasi konsep Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan prediktif dan responsif.
“Patroli ini bukan hanya pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dengan begitu, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih dini,” ujarnya.
Pihaknya juga mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Luasnya areal pesisir Jembrana di masing-masing kecamatan memerlukan strategi pengamanan. Salah satunya dengan pendekatan persuasif kepada nelayan untuk antisipasi segala bentuk gangguan keamanan terutama di perairan. (Surya Dharma/balipost)










