Petugas damkar menangani sebuah bangunan dapur milik warga di Banjar Sema, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar yang terbakar Sabtu (11/4) siang. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Si jago merah melalap sebuah bangunan dapur milik warga di Banjar Sema, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar pada Sabtu (11/4) siang. Insiden yang terjadi di tengah pemukiman padat penduduk tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar.

​Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, mengonfirmasi menerima laporan kebakaran pada pukul 12.50 WITA dari salah seorang warga bernama I Kadek Tara Sagita. Menanggapi laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi.

Baca juga:  Badung Bingung Atasi Residu Hasil Pengolahan Sampah di TPS3R

​”Petugas kami berangkat satu menit setelah menerima laporan dan tiba di lokasi dalam waktu enam menit. Respons cepat ini sangat krusial untuk mencegah api merembet ke bangunan utama atau rumah tetangga,” ujar Putu Yudanegara.

​Untuk menjinakkan api, Damkar Gianyar mengerahkan sedikitnya tiga unit mobil pemadam (BW). Armada tersebut berasal dari Pos Induk (Unit 09 dan 10) serta bantuan satu unit dari Pos Sukawati (Unit 07).

Baca juga:  Gudang Logistik Kantor BPBD Bali Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

​Proses pemadaman dan pendinginan memakan waktu sekitar 30 menit. Berkat kesigapan petugas di lapangan, api berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas dari bangunan dapur berukuran 3 m x 4 m tersebut.

​Pemilik bangunan, I Made Widia (60), yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang, harus merelakan dapur miliknya hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Estimasi kerugian berkisar antara Rp 15.000.000 hingga Rp 20.000.000. ​”Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” jelasnya.

Baca juga:  Toko Grosir di Tusan Terbakar

Yudanegara mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi pemicu kebakaran di area dapur. “Kami meminta warga untuk tetap teliti mengecek kondisi kompor maupun instalasi listrik, terutama saat cuaca terik seperti sekarang,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah dinyatakan kondusif dan Regu 4 Pos Induk telah kembali ke posko setelah memastikan tidak ada titik api tersisa. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN