Dekranasda Kabupaten Gianyar menggelar technical meeting (TM) bagi finalis lomba desain busana dan desain perhiasan perak sebagai bagian dari rangkaian Gianyar Creative Heritage 2026, Selasa (7/4).(BP/Ist)

GIANYAR, BALIPOST.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gianyar menggelar Technical Meeting (TM) ke-2 bagi finalis lomba desain busana dan desain perhiasan perak sebagai bagian dari rangkaian Gianyar Creative Heritage 2026, Selasa (7/4) bertempat di Pusat Pengembangan Sentra Industri Kerajinan Perak Kabupaten Gianyar.

Kegiatan tersebut menjadi tahapan krusial menjelang malam final yang dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026. TM ke-2 difokuskan pada penyempurnaan karya, kesiapan finalis, serta penilaian langsung oleh dewan juri.

Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Dr. Surya Adnyani Mahayastra dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa seluruh finalis yang mengikuti kegiatan tersebut telah mempersiapkan karya selama kurang lebih dua minggu sejak technical meeting pertama. Pada tahap tersebut, karya yang dibawa diharapkan telah mencapai sekitar 99 persen bentuk final, dengan penyesuaian yang diperbolehkan hanya pada detail minor tanpa mengubah konsep utama desain.

Baca juga:  Satpol PP Gianyar Larang PKL Berjualan di Trotoar Selama GSC dan Pekan Budaya

“Dalam TM ke-2, dilakukan proses fitting model khusus untuk kategori desain busana guna memastikan kesesuaian ukuran, kenyamanan saat digunakan, proporsi desain pada tubuh model, serta kualitas finishing karya. Selain itu, seluruh finalis mengikuti sesi wawancara dan penilaian langsung oleh dewan juri,” jelasnya.

Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Gianyar, Anak Agung Putrawan menyampaikan pada sesi tersebut, peserta mempresentasikan konsep desain, menjelaskan nilai budaya yang diangkat, serta menunjukkan kualitas karya secara langsung. Khusus kategori busana, model turut mendampingi finalis untuk memperagakan karya di hadapan juri.

Baca juga:  21 Ogoh-ogoh Terbaik Gianyar Siap Getarkan Pekan Budaya 2026

Agung Putrawan menjelaskan bahwa proses penjurian dilaksanakan secara efisien dengan sistem paralel, dimulai dari wawancara finalis kategori perhiasan, sementara fitting busana berlangsung bersamaan, kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan penilaian kategori busana. Seluruh rangkaian kegiatan juga didokumentasikan melalui foto dan video sebagai bagian dari kebutuhan publikasi dan penayangan pada malam final.

“Malam final nantinya akan menampilkan karya terbaik para finalis dalam bentuk peragaan busana dan presentasi karya yang dapat disaksikan masyarakat luas,” ujarnya.

Baca juga:  Gubernur Koster Buka Dekranasda Bali Fashion Week 2025, Dirangkaikan Festival Anggrek Kem-Bali dan Bazar Kuliner

Lebih lanjut Agung Putrawan memaparkan bahwa selain melakukan penilaian, dewan juri juga memberikan masukan langsung kepada finalis sebagai bagian dari proses penyempurnaan karya menuju tahap akhir. Kegiaatan tersebut menjadi tahap penting untuk memastikan kesiapan finalis tampil pada malam final, finalis diharapkan dapat menyelesaikan penyempurnaan karya serta mempersiapkan presentasi terbaiknya.

“Kami sangat salut, karya yang ditampilkan sangat bagus dan menunjukkan kreativitas yang kuat,” ungkapnya.

Melalui Gianyar Creative Heritage 2026, Dekranasda Kabupaten Gianyar berkomitmen mendorong kreativitas desainer muda, mengangkat potensi budaya lokal, serta memperkuat posisi Gianyar sebagai pusat kriya dan desain. (Adv/balipost)

BAGIKAN