Para musisi muda tampil dalam Lomba Band kategori umum yang berlangsung meriah di kawasan Utara Pasar Rakyat Gianyar, Sabtu (11/4). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar, Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar lomba band kategori umum yang berlangsung meriah di kawasan Utara Pasar Rakyat Gianyar, Sabtu (11/4). Ajang ini menjadi panggung strategis bagi generasi muda dan musisi di Bali untuk menunjukkan kreativitas serta kemampuan musikalitas mereka.

​Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Bupati Gianyar dalam menyediakan wadah bagi para seniman modern, termasuk musisi disabilitas, untuk berkompetisi secara sehat dan profesional.

Baca juga:  PSSI Pusat Pertimbangkan Pelaksanaan Kompetisi Liga 3

​”Lomba ini dirancang sebagai ruang ekspresi. Kami ingin menegaskan bahwa Gianyar tetap konsisten sebagai pusat seni di Bali yang mampu beradaptasi dengan dinamika musik kekinian tanpa meninggalkan akar tradisi,” ujar Adi Parbawa.

​Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas daerah di tengah gempuran tren modern. Peserta diharapkan mampu menyuguhkan penampilan inovatif dengan menyisipkan sentuhan etnik Bali dalam aransemen mereka. Hal ini selaras dengan citra Gianyar sebagai Kota Budaya.

Baca juga:  Dance Berlatih Fun Game Ringan

​Ketua Panitia sekaligus juri lomba, I Kadek Artawan, menyampaikan sebanyak 12 band turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Nama-nama seperti Can Band, Thunder Wave, Fusionera, Sunari, hingga Vianova bersaing memperebutkan gelar juara dengan membawakan dua nomor lagu.

​”Setiap peserta wajib membawakan medley lagu daerah Bali seperti Don Dapdape, Janger, dan Meong-meong dengan aransemen orisinal. Untuk lagu pilihan, mereka bebas memilih dari deretan karya legendaris mulai dari God Bless, Dewa 19, hingga mancanegara seperti Deep Purple dan Bruno Mars,” jelas Artawan.

Baca juga:  70 Koperasi Merah Putih di Gianyar Telah Berbadan Hukum

​Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, Pemkab Gianyar menghadirkan juri-juri yang memiliki reputasi besar di industri musik, antara lain I Wayan Balawan (Gitaris Maestro), Dr. Ketut Sumerjana, S.Sn., M.Sn., I Kadek Artawan, S.Pd., M.Pd.

​Melalui ajang ini, Pekan Budaya Gianyar tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga barometer perkembangan musik modern di Bali yang tetap menghormati nilai-nilai lokal.(Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN