
DENPASAR, BALIPOST.com – Terkait akan dilaksanakan Kemala Run pada 19 April 2026, penutupan dan pengalihan arus lalu lintas diterapkan, terutama di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Gianyar. Oleh karena itu, warga diharapkan mencari jalur alternatif.
Kabid Humas Kombes Pol. Ariasandy, Kamis (9/2) menyampaikan langkah ini penting dilaksanakan guna menjamin keamanan Kemala Run dengan target peserta 10 ribu orang dari seluruh Indonesia, bahkan luar negeri. Sekaligus menjaga kenyamanan dan kelancaran para pengendara dan pengguna jalan lainnya.
Rekayasa lalu lintas akan difokus pada di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Gianyar dari Simpang Pantai Purnama hingga Simpang Pantai Saba. Penutupan tersebut dilakukan mulai Sabtu (18/4) pukul 19.00 hingga Minggu (19/4) pukul 13.00 WITA. Jalur sisi utara akan ditutup total karena akan digunakan sebagai rute utama para pelari dengan titik start di Bali United Training Center. Sedangkan jalur sisi selatan tetap dibuka, namun diberlakukan sistem dua arah.
Kombes Ariasandy menghimbau masyarakat agar menyesuaikan rute, yakni mobil dan motor dari timur (Simpang IB Mantra Masceti) diarahkan ke Jalan Mulawarman. Kendaraan barat (Simpang IB Mantra Ketewel) diarahkan ke Jalan Raya Guwang, Sukawati. Khusus truk, bus dan mobil barang yang menuju Denpasar atau sebaliknya diarahkan ke jalur Bukit Jati, Jalan Patih Jelantik, Jalan Mahendradatta, Jalan Udayana dan Jalan Raya Sakah, Gianyar.
Untuk penutupan jalur, pada Minggu (19/4) ada pengaturan khusus pada pagi saat puncak acara berlangsung. Jalur Pantai Saba dan Jalan Perangsada Pinda ditutup mulai pukul 04.00 hingga 07.30 WITA. Akses tetap dibuka khusus untuk ambulans atau kendaraan darurat menuju RS Kasih Ibu Saba. Selanjutnya Jembatan Pinda ditutup total mulai pukul 06.15 hingga 07.30 WITA.
Pengendara akan dialihkan ke arah Utara menuju Blahbatuh. Sementara kendaraan kendaraan dari Pasar Sukawati menuju Jalan Bypass Ida Bagus Mantra dialihkan ke Jalan Raya Guwang. Kabid Humas menjelaskan Polda Bali menyiagakan ribuan personel bersinergi dengan stakeholder terkait dan terploting di seluruh titik-titik strategis untuk melaksanakan pengamanan.
Selain itu, pengaturan lalu lintas dan para pengendara diharapkan mengikuti arahan petugas saat di lapangan demi keamanan, kelancaran serta keselamatan bersama. “Kesuksesan Kemala Run 2026 tentunya akan memberikan dampak yang sangat positif bagi Bali terutama pada sektor pariwisata dan olahraga. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Bali. Kami juga mengimbau masyarakat dapat merencanakan waktu perjalanan lebih awal dan menghindari kawasan-kawasan tersebut selama kegiatan berlangsung untuk kelancaran berlalulintas,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)










