Siswa SMP di Bangli menjalani TKA Senin (6/4). (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Sebanyak 20 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bangli dipastikan absen dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026. Pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP dijadwalkan berlangsung selama mulai 6 hingga 16 April 2026.

Kasi Kurikulum Disdikpora Kabupaten Bangli, I Nyoman Darmawan, Senin (6/4), mengungkapkan bahwa siswa yang tidak ikut serta tersebut berasal dari tiga sekolah di Kecamatan Kintamani. Alasan siswa tersebut tidak ikut TKA karena sebagian besar sudah mendaftar dan diterima di SMA/SMK swasta.

Baca juga:  Hasil Pendampingan, 43,1 Persen Siswa Tak Hafal Abjad

Selain itu, terdapat siswa yang memang berencana tidak melanjutkan sekolah sehingga merasa tidak perlu mengikuti TKA.

Meski terdapat siswa yang absen, TKA yang bertujuan untuk memetakan mutu pendidikan ini tetap berjalan lancar. Dari total 3.763 siswa kelas IX SMP yang terdaftar, sebanyak 3.743 siswa lainnya tetap mengikuti ujian yang menguji kemampuan Literasi (Bahasa Indonesia) dan Numerasi (Matematika).

Pelaksanaan TKA yang digelar di sekolah dibagi ke dalam empat gelombang yang masing-masing memiliki pembagian sesi. Darmawan memastikan pelaksanaan TKA pada Senin kemarin tidak menemui kendala berarti. “Sementara dari hasil monev kami tadi, tidak ada kendala. Karena sebelumhya sudah dilakukan simulasi,” ujarnya.

Baca juga:  Siswa SMPN 3 Bangli Berlaga Robotika di Tingkat Asean

Setelah jenjang SMP berakhir pada pertengahan April, TKA akan dilanjutkan untuk siswa kelas 6 SD yang dijadwalkan pada 20–30 April mendatang. Berdasarkan data Disdikpora, dari total 3.604 siswa SD, terdapat 4 siswa yang dipastikan tidak ikut. Keempat siswa tersebut tidak mengikuti TKA dikarenakan status sebagai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN