Personel gabungan mengamankan kegiatan JPSA & BSA Surfing Tour di Pantai Keramas, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh.(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kejuaraan International All Japan Murasaki Pro Keramas Bali 2026. JPSA & BSA Surfing Tour, pada Selasa (31/3), di Pantai Keramas, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, diikuti oleh ratusan atlet dari negara Jepang.

Kejuaraan mendapatkan atensi khusus dari pihak kepolisian Polsek Blahbatuh, guna menjamin keamanan peserta dan kenyamanan wisatawan yang hadir menyaksikan aksi para atlet di atas ombak.

Kompetisi tahun ini diikuti oleh total 120 peserta, dengan dominasi atlet asal Jepang sebanyak 116 orang dan 4 peselancar perwakilan Indonesia. Para peserta terbagi ke dalam empat kategori utama Open: 64 peserta, Women: 32 peserta, Master: 16 peserta, dan Mix Total: 8 peserta.

Baca juga:  Komang Dyah Setuti Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi dan Idulfitri

Berbeda dengan kompetisi selancar pada umumnya, penilaian dalam ajang ini lebih menitikberatkan pada aspek akselerasi dan manuver peselancar, bukan sekadar durasi atau panjang ombak yang diambil.

Guna memastikan kelancaran acara yang dijadwalkan berlangsung hingga 4 April 2026 tersebut, sebanyak 35 personel gabungan diterjunkan ke lokasi.

Unsur yang terlibat dalam pengamanan terpadu ini meliputi Polri (Polres Gianyar & Polsek Blahbatuh), Pecalang Desa Adat Keramas, Balawista Kabupaten Gianyar, dan Tim Medis Kasih Ibu Hospital Saba.

Baca juga:  Dianggarkan Ratusan Miliar, Perbaikan Jalan di Gianyar Ditargetkan Tuntas Desember

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung event internasional di Bali.

“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hingga saat ini situasi terpantau kondusif,” ujar Kompol Sri Sumartini.

Pihak kepolisian juga terus memberikan imbauan kepada pengunjung dan panitia untuk senantiasa menjaga ketertiban serta kewaspadaan selama lima hari penyelenggaraan kompetisi berlangsung. Dengan pengamanan yang ketat, diharapkan citra pariwisata Gianyar, khususnya Pantai Keramas sebagai destinasi selancar dunia, tetap terjaga dengan baik.(Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Jelang Chamonix Prancis, Cuaca Jadi Tantangan Desak Rita

 

BAGIKAN