Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan, Selasa (24/3) saat melakukan pemantauan di Command Center ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. (BP/Antara)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Polri memastikan kesiapan mengatur lalu lintas di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur guna menghadapi puncak arus balik sekaligus lonjakan wisatawan menuju Bali.

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (24/3) saat melakukan pemantauan di Command Center ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Kapolri menyampaikan Polri bersama pemangku kepentingan telah menyiapkan langkah-langkah strategis agar arus kendaraan dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali dapat berjalan lancar.

Baca juga:  PPKM Mikro Terbaru Atur Zona Merah Harus WFH 75 Persen, Tak Izinkan Pekerja Mobilisasi ke Daerah Lain

“Utamanya Ketapang harus dipersiapkan karena akan terjadi arus balik yang tidak hanya mengarah ke Bali untuk bekerja, tetapi juga kemungkinan adanya tambahan wisatawan,” ujar Kapolri.

Ia menegaskan pengaturan lalu lintas di jalur penyeberangan menjadi prioritas agar tidak terjadi kepadatan seperti pada arus mudik sebelumnya.

Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya serta Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Baca juga:  Polres Jembrana Antisipasi Pemudik Terjebak Penutupan Pelabuhan

Selain fokus pada arus balik, pemantauan juga dilakukan terhadap aktivitas pariwisata di Bali.

Kapolri menyebutkan meskipun saat ini memasuki periode low season, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan domestik sebesar 1,49 persen dibandingkan hari biasa.

“Dari Command Center ITDC Nusa Dua, kita bisa memantau pergerakan masyarakat yang melaksanakan kegiatan wisata di Bali, sekaligus mengecek kondisi di beberapa wilayah di Indonesia terkait pariwisata dan persiapan arus balik,” katanya.

Baca juga:  Sebulan Penerbangan Internasional ke Bandara Ngurah Rai, Trafik Penumpangnya Capai Ribuan Orang

Hasil pemantauan itu juga akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan mudik dan arus balik pada tahun 2027, dengan harapan pengelolaan lalu lintas dan mobilitas masyarakat dapat semakin optimal. (kmb/balipost)

BAGIKAN